SOLOK, KP — Pemerintah Kota Solok bergerak cepat menangani dampak bencana angin kencang yang melanda wilayahnya, Minggu (5/10) lalu. Empat hari pascakejadian, Kamis (9/10), Pemko menyalurkan bantuan tunai senilai total Rp400.519.500 kepada 264 warga di 12 kelurahan yang rumah atau tempat usahanya rusak.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, didampingi Wakil Wali Kota Suryadi Nurdal, Sekda Desmon, Asisten I Nova Elfino, serta jajaran dinas terkait. Bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan, mulai dari Rp300 ribu hingga Rp8 juta per unit, berdasarkan hasil survei tim teknis Disperkim sejak Selasa (7/10).
“Nilai bantuan disesuaikan dengan kondisi kerusakan, dari rusak ringan, sedang, hingga berat,” ujar Wali Kota Ramadhani saat penyerahan bantuan di Kelurahan Koto Panjang, wilayah dengan kerusakan terbanyak.
Penyaluran bantuan dilaksanakan dalam dua sesi. Pagi hari dimulai dari Kelurahan Koto Panjang, Kampung Jawa, Nan Balimo, PPA, dan Tanjung Paku di Kecamatan Tanjung Harapan. Sesi kedua dilanjutkan siang harinya di Kecamatan Lubuk Sikarah, meliputi Kelurahan Tanah Garam, VI Suku, Sinapa Piliang, IX Korong, Aro IV Korong, KTK, dan Simpang Rumbio.
Ramadhani menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam membantu warga bangkit dari musibah.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat bisa segera memperbaiki tempat tinggal dan menjalankan aktivitas dengan tenang. Musibah tak bisa dihindari, tapi dengan kebersamaan, kita bisa pulih lebih cepat,” ucapnya.
Selain dari APBD Kota Solok, bantuan juga diperkuat dukungan dari berbagai pihak. Anggota DPR RI Andre Rosiade dan Zigo Rolanda masing-masing menyalurkan bantuan Rp100 juta. Pemerintah Kota dan BAZNAS Padang Panjang turut memberikan bantuan senilai Rp60 juta.
“Kami ucapkan terima kasih atas kepedulian semua pihak. Seluruh bantuan telah tuntas disalurkan hari ini,” tambahnya.
Data Disperkim mencatat 264 unit bangunan terdampak di 12 kelurahan. Kerusakan terbanyak terjadi di Kelurahan Koto Panjang (61 unit), disusul Sinapa Piliang (49 unit), VI Suku (34 unit), dan Nan Balimo (30 unit). Selanjutnya, Tanjung Paku (19 unit), PPA (16 unit), Tanah Garam (15 unit), IX Korong (14 unit), Aro IV Korong dan Kampung Jawa (masing-masing 10 unit), KTK (6 unit), serta Simpang Rumbio (3 unit).
Salah satu warga terdampak, Jamal dari Kelurahan Koto Panjang, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. “Terima kasih kepada Pemko Solok yang bergerak cepat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
Pemko Solok berharap, dengan penyaluran bantuan yang cepat dan merata, masyarakat dapat segera memperbaiki tempat tinggal dan memulihkan aktivitas ekonomi. (bus)
