PADANG, KP — Akses transportasi pada wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat mendapatkan suntikan infrastruktur baru setelah rampungnya pembangunan puluhan jembatan oleh prajurit TNI. Kehadiran jembatan-jembatan ini diharapkan menjadi motor penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang sempat terhambat akibat kerusakan infrastruktur pascabencana.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan total 218 jembatan di berbagai wilayah Indonesia pada awal pekan ini, di mana sebagian besar dialokasikan untuk wilayah Sumatera.
Di Sumatera Barat sendiri, tercatat sebanyak 24 unit jembatan yang terdiri dari berbagai tipe telah selesai dibangun dan siap digunakan oleh masyarakat luas.
“Prestasi ini menunjukkan kesungguhan hati dari seluruh prajurit TNI, seluruh petugas di daerah-daerah yang terkena bencana,” ujar Presiden Prabowo saat memberikan apresiasi atas pengerjaan proyek yang tuntas dalam waktu singkat yakni 2,5 bulan tersebut.
Rincian infrastruktur yang dibangun di Ranah Minang mencakup 11 unit jembatan tipe Bailey, 10 unit jembatan Armco, serta 3 unit jembatan perintis atau jembatan gantung.
Pembangunan jembatan perintis khususnya, memberikan dampak langsung dalam mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak sekolah yang sebelumnya harus menempuh rute lebih jauh akibat jembatan lama yang rusak.
Kepala Staf Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak, selaku Komandan Satgas Jembatan melaporkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus mengerjakan ribuan jembatan lainnya di seluruh Indonesia guna mempercepat pemulihan konektivitas antarwilayah.
Program ini merupakan bagian dari upaya masif pemerintah dalam memastikan distribusi logistik dan mobilitas warga di daerah terdampak bencana kembali lancar. (ak/*)