PARIAMAN, KP — Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Tugu Ikan, muara Pantai Kata dan Pantai Karan Aur, Selasa (30/12). Aksi ini dilakukan untuk mengembalikan keasrian ikon wisata tersebut demi kenyamanan pengunjung.
Kepala Dinas Perkim LH Pariaman, Feriandri menyebut, cuaca buruk berupa angin kencang dan badai beberapa waktu lalu menyebabkan sampah menumpuk di sekitar tugu. Kondisi ini dinilai mengganggu estetika kawasan yang menjadi magnet wisatawan di antara dua pantai tersebut.
“Sampah-sampah bertebaran dan menumpuk di lokasi tugu akibat cuaca ekstrem. Kami menerjunkan personel untuk membersihkan area tersebut agar wisatawan merasa nyaman dan ikon wisata pantai kita tetap lestari,” ujar Feriandri.
Terkait kondisi fisik tugu yang mulai membutuhkan perbaikan, Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Pariaman, Riko Jamal, menjelaskan bahwa bangunan tersebut merupakan aset pemerintah pusat di bawah wewenang Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang. Ia mengaku sudah melakukan koordinasi intensif terkait rencana renovasi.
“Tugu Ikan ini dibangun oleh kementerian melalui BWS Sumatera V. Kami sudah berkoordinasi, dan Insya Allah balai akan melakukan perbaikan total pada tahun 2026 mendatang,” ungkap Riko Jamal.
Rencana pemeliharaan oleh pihak balai tersebut diharapkan mampu mengembalikan keindahan Tugu Ikan sebagai salah satu ‘landmark’ penting di Kota Pariaman. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menyeluruh pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai motor ekonomi kota. (mas)