Home » Pessel Targetkan Produksi Padi 185 Ribu Ton

Pessel Targetkan Produksi Padi 185 Ribu Ton

Redaksi
A+A-
Reset

PESISIR SELATAN, KP — Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan mengimbau para petani untuk tetap menerapkan pola tanam serentak saat memasuki musim tanam kedua tahun ini. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas produksi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Tanam serentak efektif mengendalikan siklus hama dan terbukti meningkatkan hasil panen,” tegas Kepala Dinas Pertanian Pessel, Madrianto, Senin (28/7).

Pola tanam tersebut dirancang untuk diterapkan di atas lahan 30.344 hektare di 15 kecamatan. Target produksi padi tahun 2025 dipatok sebesar 185 ribu ton, meningkat dari capaian tertinggi tahun lalu yakni 167.598 ton, tertinggi se-Sumatera Barat.

Madrianto mengatakan, selain tanam serentak, petani juga didorong menerapkan sistem Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT) yang digalakkan sejak Mei lalu. MTOT dinilai mampu menekan biaya produksi tanpa mengurangi hasil panen.

“Dengan teknologi ini, petani bisa hemat biaya dan tetap panen maksimal,” ujarnya.

Dinas Pertanian juga menargetkan rata-rata produktivitas lebih dari 7 ton per hektare, khususnya di lahan yang telah memiliki jaringan irigasi teknis.

Petani diimbau memanfaatkan benih unggul dan teknologi pertanian modern untuk mendukung produktivitas. “Penerapan teknologi adalah kunci pertanian berdaya saing,” kata Madrianto.

Tak hanya soal produksi, petani juga diminta menyisihkan hasil panen untuk konsumsi rumah tangga. “Jangan semua dijual. Sisakan untuk stok pangan keluarga, agar kita siap jika krisis pangan datang tiba-tiba,” ucapnya. (don)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?