Pessel Usulkan Pembukaan Layanan Paspor di Tapan

PESISIR SELATAN, KP – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pessel mengusulkan pembukaan layanan keimigrasian, khususnya pembuatan paspor, di Gedung Perwakilan Tapan.

Kepala DPMPTSP Pessel, Nuzirwan mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi awal dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang pada 26 September lalu. Kehadiran layanan paspor di Tapan ini diharapkan dapat memangkas jarak tempuh yang jauh dan memakan biaya bagi masyarakat Pessel bagian selatan.

“Jarak tempuh masyarakat dari wilayah selatan Pessel ke Padang sangat jauh dan memakan biaya serta waktu. Karena itu, keberadaan layanan paspor di Tapan akan sangat membantu, khususnya bagi warga di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Ranah Ampek Hulu Tapan, Lunang, Silaut, dan sekitarnya,” jelas Nuzirwan, Senin (6/10).

Ia menyebut, Pesisir Selatan merupakan kabupaten terluas di Sumbar, dengan jarak dari titik paling selatan ke Padang mencapai lebih dari 250 kilometer. Kondisi geografis ini membuat akses pelayanan publik menjadi tantangan tersendiri.

Nuzirwan menambahkan, respons dari pihak Imigrasi Padang cukup positif dan mereka meminta Pemkab Pessel segera menyiapkan surat resmi dari kepala daerah. Tahap berikutnya adalah visitasi tim Imigrasi ke lokasi Gedung Perwakilan Tapan untuk melihat kelayakan fasilitas.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, langkah cepat DPMPTSP ini adalah bagian dari komitmen Pemkab dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“Sudah saatnya masyarakat di bagian selatan Pessel tidak lagi harus pergi jauh ke Padang hanya untuk mengurus paspor. Ini adalah bentuk keadilan layanan dan pemerataan pembangunan,” ujar Bupati Hendrajoni.

Bupati menegaskan, Gedung Perwakilan Tapan memang dirancang sebagai pusat pelayanan kawasan selatan dan pemanfaatannya untuk layanan keimigrasian sangat tepat. Selain mempermudah masyarakat, kehadiran layanan paspor di Tapan juga dinilai akan berdampak positif terhadap potensi ekonomi Pessel dan menekan praktik percaloan. (don)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang