SAWAHLUNTO, KP – Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumbar melalui program bantuan sosial (bansos) membantu alat mesin pertanian (alsintan) untuk kelompok tani terdampak banjir di Kota Sawahlunto.
Plt. Kepala Bank Indonesia Wilayah Sumbar Irfan Sukarna menyampaikan, bansos alsintan itu diberikan kepada dua kelompok tani.
“Pertama untuk kelompok tani yang terdampak banjir yaitu kelompok tani Sawah Laweh Saiyo Desa Talago Gunuang dengan luas lahan 18 hektare dan kedua kelompok tani Pemuda Saiyo Desa Tumpuak Tangah dengan luas lahan lima hektare,” katanya, Rabu (21/8).
Adapun bantuan alsintan yang diberikan berupa dua unit traktor roda dua Quick Capung, satu unit cultivator Yanmar, dua unit motor sprayer, dan dua unit mesin potong rumput, satu unit mesin pencacah kompos, dan satu unit mesin potong rumput. Bantuan alsintan tersebut merupakan tindak lanjut dari proposal yang diajukan oleh Pemkot Sawahlunto melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3).
Irfan menyebut, pihaknya berkontribusi dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian terutama padi, cabe dan bawang merah dalam upaya mengendalikan inflasi yang disebabkan kenaikan harga bahan pangan.
“Harapan kami dengan bantuan alsintan ini kelompok tani penerima manfaat bisa maju kembali dan mendapatkan hasil panen yang banyak. Sehingga ujungnya nanti ketersediaan bahan pangan di Sawahlunto tercukupi, maka bisa berdampak pada stabilnya pasokan makanan sehingga harga bisa dikendalikan tidak naik terlalu tajam,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto Heni Purwaningsih mengatakan, lahan sawah di Desa Talago Gunung rusak diterjang banjir pada Maret 2024 lalu.
“Saat itu ada 18 hektare sawah yang terdampak, yakni 10 hektare baru ditanam dan delapan hektare yang sudah layak panen,” ungkapnya.
DKP3 juga sudah menyalurkan bantuan benih dan pupuk bagi kelompok tani yang sawahnya terdampak banjir tersebut, yakni dengan anggaran bersumber dari alokasi Biaya Tidak Terduga (BTT) pada APBD Kota Sawahlunto.
“Bantuannya berupa benih padi inbrida 20 Kg/hektar, ditambah pupuk NPK 200 Kg/hektar. Itu kita bagikan kepada 12 kelompok tani di Kecamatan Batangin dan Kecamatan Talawi yang terdampak banjir tersebut,” kata dia.
Penjabat (Pj) Wali Kota Sawahlunto Fauzan Hasan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BI Wilayah Sumbar yang telah berperan aktif membantu petani terdampak banjir.
“Bantuan dari BI strategis sekali melengkapi bantuan dari Pemkot. Yaitu Pemkot membantu benih dan pupuk, sementara BI membantu alsintan, ini sinergi yang sangat bagus dan memberi manfaat besar pada petani,” tuturnya. (ant)