PTBA Aktifkan Kembali Tambang Ombilin

SAWAHLUNTO, KP – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menetapkan target ambisius produksi batu bara sebesar 50 juta ton untuk tahun 2026. Target ini meningkat sekitar 5,93% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 47,2 juta ton, menyusul kepastian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang diterima perusahaan pada 6 Maret lalu.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail menjelaskan, volume produksi dan penjualan dalam RKAB tersebut dipatok pada kisaran 49,5 juta hingga 50 juta ton. Sepanjang tahun 2025, PTBA mencatat kinerja operasional yang solid dengan pertumbuhan produksi 9% dan kenaikan volume penjualan 6% menjadi 45,4 juta ton, di mana 54% dialokasikan untuk pasar domestik.

“Kami terus melakukan penetrasi pasar ekspor ke Eropa, seperti Spanyol dan Rumania, selain tetap memperkuat pasar Asia meliputi Bangladesh, India, hingga Korea Selatan,” ujar Arsal dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/4).

Di sisi lain, PTBA mendapatkan mandat dari BPI Danantara untuk kembali mengoperasikan tambang batu bara Ombilin di Sumatera Barat. Direktur Operasi dan Produksi PTBA, Ilham Yacob, mengungkapkan bahwa proses pengaktifan saat ini memasuki tahap pengurusan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

“Harapannya dari Danantara memang rencananya 2027, namun kita upayakan dipercepat pada akhir 2026,” tutur Ilham.

Menurutnya, tahap awal penambangan akan difokuskan pada area terbuka (open pit) dengan estimasi cadangan 2 juta ton, sebelum berlanjut ke tambang bawah tanah yang memiliki potensi cadangan jauh lebih besar mencapai 100 juta ton.

Meski mencatat pertumbuhan volume, PTBA menghadapi tantangan penurunan laba bersih sebesar 42,6% pada tahun 2025 menjadi Rp2,93 triliun akibat merosotnya harga jual rata-rata (ASP) batu bara global. Guna menjaga profitabilitas, perseroan aktif menerapkan skema ‘selective mining’ dan optimalisasi rantai pasok untuk menekan biaya operasional. (ak/*)

Related posts

Pencarian Resmi Dihentikan, Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Ditemukan

DPRD Kabupaten Solok Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Tekankan Perbaikan Kinerja OPD

Tanah Datar–Mandailing Natal Perkuat Kolaborasi Pembangunan Antar Daerah