PWI Sumbar Mengulang Sukses 28 Tahun Silam: Emas Kebut Semalam

PASANGAN Cabor Domino Sumbar, Jayusdi Effendi dan Edi Jarot berhasil meraih medali emas saat foto bersama dengan Ketua PWI Widya Navies dan Ketua SIWO Syaiful Husen.

BANJARMASIN, KP – Hari terakhir Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Banjarmasin, kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas yang tak terduga. Dengan membawa 32 anggota, kontingen ini bertanding di enam cabang olahraga: tenis meja, biliar, atletik, karya jurnalistik, catur, dan domino.

Keberangkatan kontingen PWI Sumbar ke Porwanas bukan tanpa hambatan. Keterbatasan dana sempat menjadi tantangan, namun dukungan penuh dari Gubernur Sumbar Mahyeldi dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar, akhirnya memungkinkan mereka untuk berangkat.

Di tengah berbagai tantangan, perjuangan kontingen Sumbar terus berlanjut. Dalam cabang tenis meja beregu, tim Sumbar yang diperkuat oleh Yuldaveri, Andri Besman, M. Syukur, dan didampingi oleh official Eriandi, mampu menundukkan NTB dengan skor 2-1. Namun, langkah mereka terhenti saat menghadapi tim Jawa Timur yang menurunkan pemain yang tidak terdaftar dalam technical meeting. Protes Sumbar dikabulkan, namun protes balik dari Jatim membuat kedua tim akhirnya didiskualifikasi, dan Sumbar pun gagal meraih medali perunggu.

Nasib kurang beruntung juga dialami di cabang biliar dan catur. Paul Hendri, Yuwardi, dan Rahmad, yang bertanding di empat nomor biliar, hanya mampu mencapai delapan besar. Sementara itu, tim catur yang diperkuat oleh Lailatul Aidil, Bento, Nuswirsyah, Saptos, dan didampingi official H.M Khudri, hanya mampu finis di peringkat sebelas. Di cabang atletik, Redi menempati peringkat delapan di nomor 5 KM, sementara Antoni gagal berlaga di nomor 3 KM karena minimnya jumlah peserta.

Lomba karya jurnalistik pun tak luput dari tantangan. Peserta harus bertanding di perkampungan tanpa sinyal, yang diakui Dr Amiruddin SH, MH, official lomba karya jurnalistik PWI Sumbar, sebagai pengalaman yang penuh tantangan dan memerlukan perjalanan panjang hingga empat jam menuju lokasi.

 

Emas dari Cabang Domino

Sinar terang akhirnya datang dari cabang domino, yang baru dipertandingkan di Porwanas tahun ini. PWI Sumbar menurunkan Jayusdi Effendi dan Edi Jarot, yang sempat terkejut karena permainan domino yang dipertandingkan berbeda dengan yang biasa dimainkan di Sumbar. Permainan ini dikenal sebagai “Dom,” populer di Kalimantan dan Sulawesi, dengan aturan dan cara perhitungan yang berbeda.

Tanpa pengalaman sebelumnya, Jayusdi dan Edi belajar cepat dari YouTube semalam sebelum pertandingan. Hasil terbaik mereka diraih di nomor Tertutup Beregu, di mana mereka berhasil menjadi juara grup dan melaju hingga semifinal. Pada semifinal, Sumbar mengalahkan pasangan dari Jawa Timur, memastikan setidaknya medali perunggu. Namun, dorongan dari Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Ketua Kontingen Sawir Pribadi, dan Ketua SIWO Syaiful Husein membakar semangat Jayusdi dan Edi untuk memenangkan medali emas.

Final berlangsung sengit. Sumbar sempat unggul 7-2, namun Sultra mengejar hingga skor menjadi 8-4. Setelah adu kartu yang mendebarkan, Sumbar berhasil mengunci kemenangan dengan skor akhir 8-7, memastikan medali emas pertama mereka di Porwanas 2024.

 

Mengulang Kesuksesan 28 Tahun Lalu

Emas yang diraih Jayusdi Effendi dan Edi Jarot menjadi satu-satunya medali emas yang dibawa pulang oleh kontingen PWI Sumbar di Porwanas tahun ini. Prestasi ini mengulang kesuksesan 28 tahun silam, ketika Sumbar terakhir kali meraih emas di Porwanas 1996 di Bandung, Jawa Barat, melalui cabang bulutangkis beregu putra.

Setelah penantian panjang selama delapan kali penyelenggaraan Porwanas, Sumbar akhirnya kembali merasakan manisnya medali emas. Sebuah pencapaian yang patut dirayakan dan menjadi kebanggaan bagi Sumbar. (rel)

Related posts

DPKH Sumbar Dorong Legalitas Usaha, Ratusan Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi Perizinan Gratis

500 Kepala Sekolah di Padang Ikuti Pelatihan AI  

Japan Career Center Hadir di UNP, Buka Peluang Kerja ke Jepang bagi Lulusan