PAYAKUMBUH, KP — Pembangunan kios relokasi bagi pedagang korban kebakaran Pasar Payakumbuh mulai dikebut di kawasan belakang Pos Lantas eks Terminal Angkot. Proyek ini ditargetkan rampung tepat waktu agar aktivitas perdagangan segera kembali normal.
Pekerjaan dengan masa kontrak 45 hari itu bersumber dari APBD Kota Payakumbuh senilai Rp1,59 miliar, dengan pelaksana CV Lintas Roda Bari.
Pantauan KORAN PADANG di lokasi, rangka bangunan dan lantai kios relokasi telah berdiri. Pekerja terus mengebut pembangunan agar selesai sesuai jadwal.
“Di titik ini akan dibangun 88 kios dari total 132 kios. Kontrak dimulai 29 Oktober dengan masa kerja 45 hari,” ujar Kepala Tukang, Pepi Yarman, Jumat (8/11).
Ia menambahkan, pekerjaan sudah berlangsung sejak sepekan lalu, dimulai dari pemasangan pondasi hingga lantai untuk 44 unit kios. Setiap kios berukuran 2 x 2,5 meter. Selain itu, pembangunan kios juga dilakukan di titik lain di Jalan Sutan Usman.
Pembangunan sarana relokasi tidak hanya mengandalkan dana APBD. Sebelumnya, sejumlah kios di samping Rumah Makan Asia Baru, Jalan Sutan Usman, telah selesai dibangun melalui dana donasi yang dihimpun Baznas. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pedagang yang kehilangan tempat usaha akibat kebakaran pada Agustus 2025 lalu.
