PADANG, KP — Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, mengawali rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Gurun Laweh, Kota Padang, Kamis (19/2). Dalam kunjungan tersebut, Muhidi menekankan bahwa semangat kebersamaan dan kolaborasi antarwarga merupakan kunci utama untuk bangkit dari berbagai persoalan daerah, termasuk pemulihan pascabencana banjir.
Masjid Nurul Yaqin merupakan salah satu rumah ibadah yang terdampak parah saat banjir melanda kawasan Gurun Laweh beberapa waktu lalu, dengan ketinggian air mencapai satu meter. Meski kini telah kembali digunakan berkat gotong-royong warga, sejumlah fasilitas seperti tempat wudu masih membutuhkan perbaikan serius agar jamaah dapat beribadah dengan nyaman.
Muhidi menjelaskan bahwa kolaborasi harus diwujudkan dengan menyatukan potensi masyarakat yang berbeda-beda. Menurutnya, kerja sama antara warga yang memiliki modal dengan warga yang memiliki kemampuan intelektual atau keterampilan akan menciptakan kekuatan ekonomi yang saling menguntungkan.
“Dengan kebersamaan, potensi yang berbeda bisa disatukan menjadi kekuatan. Yang memiliki modal bisa mengembangkan usaha, sementara yang memiliki kemampuan bisa bekerja dan berkarya,” ujar Muhidi di hadapan jamaah.
Sebagai bentuk dukungan nyata bagi perbaikan sarana ibadah, Muhidi menyerahkan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dukungan tersebut digenapkan dengan tambahan bantuan senilai Rp5 juta dari Bank Nagari, sehingga total bantuan yang diterima pengurus masjid mencapai Rp55 juta. (fai)