PADANG, KP — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sumatera Barat berlangsung khidmat di halaman Istana Gubernuran, Minggu (17/8). Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bertindak sebagai inspektur upacara dan mengajak masyarakat memperkokoh persatuan demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Pelan-pelan, tahap demi tahap, cita-cita menghadirkan kesejahteraan bisa terwujud. Ke depan, kita berharap Indonesia benar-benar sampai pada impian besar tahun 2045 sebagai Indonesia Emas,” kata Mahyeldi seusai upacara.
Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, dan kekompakan. “Sejarah membuktikan, kita bangsa yang berhasil mengusir penjajah demi kemerdekaan. Persatuan ini harus semakin kokoh agar Indonesia Emas bisa kita raih,” ujarnya, didampingi Wakil Gubernur Vasko Ruseimy.
Dalam upacara tersebut, Mahyeldi memberikan apresiasi kepada para pembina dan pelatih Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Ia berharap pembekalan yang diterima para anggota Paskibraka dapat menjadi modal dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Sejumlah penghargaan juga diberikan kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi bagi pembangunan daerah. Di antaranya Kapolda Sumbar atas peningkatan layanan Samsat, kepala daerah terbaik dalam kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ASN, serta Polres berprestasi dalam peningkatan PKB. Bank Nagari turut menerima penghargaan atas kontribusi optimalisasi PKB dan menyerahkan dividen tahun buku 2024 serta CSR pendidikan senilai Rp160 juta.
Selain itu, empat wajib pajak teladan yang taat membayar PKB selama 15 tahun berturut-turut mendapat hadiah umrah. Penghargaan khusus juga diberikan kepada tokoh inspiratif, antara lain Thabrani, mantan Kepala BPJN Sumbar, atas dedikasi dalam pemeliharaan infrastruktur jalan nasional; pengusaha H. Basrizal Koto atas kontribusi ekonomi; serta Dona Lubis, bidan dari Kabupaten Pasaman, yang dinilai berjasa dalam pengabdian kesehatan masyarakat.
Peringatan HUT ke-80 RI di Sumatera Barat ini menjadi momentum refleksi perjalanan bangsa sekaligus penguatan tekad bersama menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. (fai)
