TANAH DATAR, KP — Kabupaten Tanah Datar kembali meraih predikat terbaik pertama di Wilayah Sumatera pada ajang Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award. Prestasi tingkat nasional ini berhasil dipertahankan selama lima tahun berturut-turut, menjadikan Tanah Datar sebagai daerah yang dinilai paling konsisten dalam mengendalikan inflasi.
Penghargaan TPID Award Kategori TPID Kabupaten/Kota Berprestasi tersebut diserahkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan disaksikan Presiden Prabowo Subianto melalui salah satu perwakilan penerima, pada malam penganugerahan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (28/11).
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Tanah Datar, Masni Yuletri, menjelaskan bahwa penghargaan diberikan kepada daerah yang berhasil menjalankan strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Penilaian dilakukan tim independen yang terdiri dari perguruan tinggi, Bank Indonesia, serta kementerian terkait, dengan bobot penilaian 40 persen untuk aspek proses dan 60 persen untuk output.
Ia menyebutkan bahwa inovasi unggulan TPID Tanah Datar adalah Program Kasih dan Salam Tangguh, yakni kolaborasi pengendalian inflasi pascabencana yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dari hulu ke hilir. Atas capaian ini, Tanah Datar telah menerima dana insentif fiskal sebesar Rp33 miliar, dan insentif tahun ini akan diumumkan dalam waktu dekat.
Bupati Tanah Datar Eka Putra, di Indojolito, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TPID yang kembali membawa nama Tanah Datar ke kancah nasional. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya diundang Presiden untuk menerima langsung penghargaan tersebut, namun memilih tetap berada di daerah karena fokus menangani bencana banjir bandang dan galodo.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan gelar ini selama lima tahun berturut-turut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak. “Penghargaan ini milik masyarakat Tanah Datar. Semoga dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Selain Tanah Datar, penghargaan TPID terbaik juga diraih Kabupaten Tasikmalaya (Jawa–Bali), Kutai Kartanegara (Kalimantan), Minahasa (Sulawesi), dan Lombok Timur (Nusa Tenggara–Maluku–Papua). (yon)