PADANG, KP – Ratusan karung lumpur hasil pengerukan saluran drainase di depan Pasar Lubuk Buaya, Padang, dibiarkan menumpuk selama dua minggu terakhir.
Tumpukan ini telah menyebabkan keluhan dari para pedagang di sekitar lokasi, termasuk Ujang Turki, seorang pedagang makanan.
Ujang Turki kepada KORAN PADANG, Sabtu malam (22/06) menyebutkan, kehadiran karung-karung lumpur yang menimbulkan bau tak sedap ini berdampak langsung pada penurunan penjualan mereka.
Para pelanggan enggan berbelanja di kawasan tersebut, dimana banyak pedagang berjualan di lokasi itu, karena terganggu oleh bau yang menyengat dari tumpukan lumpur tersebut. “Penjualan kami sepi karena bau dari tumpukan karung lumpur ini,” keluh Ujang.
Kondisi ini menunjukkan kurangnya penanganan dari pihak berwenang terkait masalah pengelolaan limbah pengerukan drainase.
Ketidakpedulian ini tidak hanya merugikan pedagang tetapi juga merusak citra Kota Padang. “Kita meminta pihak terkait segera melakukan konkret untuk membersihkan tumpukan karung lumpur dan mengembalikan kenyamanan berbelanja di Pasar Lubuk Buaya,” jelasnya. (opg)
