PARIAMAN, KP – Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy bersama Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau langsung fungsionalitas jaringan Irigasi Batang Anai II di Desa Marabau, Kecamatan Pariaman Selatan, Rabu (11/2). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan aliran air kembali normal setelah jaringan irigasi tersebut sempat berhenti beroperasi selama kurang lebih tujuh tahun terakhir.
Berfungsinya kembali irigasi ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kota Pariaman demi kesejahteraan petani. Aliran air yang mulai mengalir pada Februari 2026 ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat sekitar yang selama ini mengalami penurunan hasil pertanian hingga 70 persen akibat kekeringan.
“Alhamdulillah saya lihat air sudah mengalir dengan lancar, masyarakat dan petani bisa bekerja dengan aman, nyaman, tenang dan rezeki mereka semakin lancar ke depannya,” ujar Vasco Ruseimy dalam kunjungannya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan merawat aset tersebut secara bersama-sama guna menghindari perselisihan terkait pembagian air.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menambahkan, pemulihan irigasi ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan Presiden Prabowo yang ditindaklanjuti oleh Kementerian PU.
Meskipun pembangunan dilakukan oleh pusat dan provinsi, Yota menekankan bahwa tanggung jawab pemeliharaan harian kini berada di tangan pemerintah desa dan masyarakat setempat.
“Semoga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat khususnya petani dengan telah berfungsinya Irigasi Anai II ini, sehingga bisa meningkatkan produktivitas padi dengan panen melimpah dan meningkatkan ketahanan pangan daerah,” pungkas Yota Balad.
Kepala Desa Marabau Ardison Arbi turut menyatakan komitmennya untuk memastikan warga menjaga irigasi tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang demi memulihkan ekonomi desa. (ak/*)