PASAMAN, KP — Kabupaten Pasaman ditunjuk sebagai pusat kegiatan pelayanan vasektomi serentak se-Sumatera Barat dalam rangka mendukung Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan upaya pemecahan Rekor MURI untuk pelayanan Metode Operasi Pria (MOP) secara massal, Selasa (22/4).
Kepala Dinas PPPAPPKB Kabupaten Pasaman, Furqan mengatakan, kegiatan yang dipusatkan di RS Tuanku Rao, Kecamatan Padang Gelugur ini merupakan bagian dari program nasional yang diprakarsai BKKBN Sumbar.
“Target nasional untuk pelayanan vasektomi ini mencapai 2.000 akseptor. Untuk Sumbar ditetapkan sebanyak 66 akseptor,” ujar Furqan.
Ia menambahkan, pelayanan vasektomi ini terintegrasi dengan peluncuran program Quick Win GATI, dan seluruh data akseptor dicatat serta dilaporkan secara real time melalui SIGA, yang diperbarui setiap jam melalui dashboard nasional.
Di Pasaman, target MOP ditetapkan sebanyak 20 orang dan sebanyak 18 akseptor telah mendapat pelayanan. Sementara itu, untuk pelayanan Metode Operasi Wanita (MOW) ditargetkan mencapai 50 akseptor dalam kerja sama akseleratif antara BKKBN Sumbar dan mitra daerah.
Bupati Pasaman, Sabar AS, mengapresiasi pemilihan Pasaman sebagai tuan rumah program strategis nasional ini.
“Kami sangat menghargai kepercayaan dari BKKBN Sumbar. Ini bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan program Keluarga Berencana,” ujar Sabar AS saat meninjau langsung pelayanan di RS Tuanku Rao.
Ia juga mengajak seluruh pihak mendukung suksesnya pelaksanaan program MOP dan KB secara umum di Kabupaten Pasaman.
“Patut kita banggakan, karena Pasaman mewakili Sumbar dalam pelaksanaan program berskala nasional ini,” tambahnya.
Dukungan juga datang dari Kodim 0305/Pasaman, yang menurunkan tenaga kesehatan dalam pelayanan. Keterlibatan TNI ini merupakan bagian dari upaya bersama menurunkan angka stunting melalui penguatan program KB dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) di daerah. (nst)
