BUKITTINGGI, KP — Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sekaligus mengambil sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, Selasa (7/4). Dalam kegiatan yang berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota tersebut, Ramlan menegaskan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap profesional dan tidak terlibat dalam politik praktis.
Sebanyak 58 orang PNS menerima SK yang terdiri dari CPNS Formasi Tahun 2024 sebanyak 47 orang, tiga orang lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), serta delapan orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
“Momentum ini menjadi awal untuk memperkuat dedikasi dan semangat pengabdian. Tunjukkan ASN yang profesional dan berdaya saing. ASN harus jujur, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik di tengah tantangan birokrasi yang semakin kompleks,” ungkap Wako Ramlan Nurmatias.
Selain menuntut integritas tinggi, ia juga berpesan agar para pegawai fokus pada kinerja terbaik tanpa ikut terseret arus politik. Menurutnya, ASN yang memiliki kompetensi dan kinerja yang baik akan selalu dibutuhkan oleh pimpinan siapapun yang menjabat.
“Jangan ikut dan terlibat politik praktis. Kalau kinerjanya baik, pasti dibutuhkan oleh pimpinan. Buatlah yang terbaik untuk bangsa, negara, dan masyarakat Bukittinggi,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Wako Ramlan juga menyerahkan SK pensiun tahun 2026 kepada Melfi Abra, seorang birokrat senior yang telah mengabdi selama 42 tahun. Melfi tercatat pernah menduduki berbagai jabatan strategis, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata, dan posisi terakhir sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Administrasi dan Keuangan. (ak/*)