Wako Yota Balad Tegaskan ASN untuk Jauhi Judi Online

Wali Kota Pariaman Yota Balad saat memimpin Apel Gabungan ASN perdana tahun 2026 di halaman Balaikota Pariaman, Senin (5/1).

PARIAMAN, KP — Wali Kota Pariaman Yota Balad memimpin apel gabungan perdana tahun 2026 bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman, Senin (5/1). Bertempat di halaman Balaikota, apel ini menjadi ajang penguatan mentalitas kerja dan kedisiplinan di awal tahun anggaran baru.

Dalam arahannya, Wako Yota Balad menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi tahun inovasi bagi birokrasi Pariaman. Ia mengajak seluruh pegawai untuk tidak sekadar bekerja rutin, melainkan harus melahirkan kreasi baru dalam memberikan pelayanan yang lebih ramah kepada masyarakat.

“Tahun baru harus dengan semangat baru. Kembangkan inovasi dan kreasi, serta berikan pelayanan yang betul-betul ramah. Disiplin adalah kunci utama untuk mencapai tujuan organisasi kita,” tegas Yota Balad di depan ratusan ASN.

Ia juga mengingatkan kembali esensi Panca Prasetya Korpri, terutama terkait kewajiban menjaga rahasia jabatan serta memperkuat persatuan antarpegawai. Ia mengimbau agar ASN saling bergandeng tangan dan menjaga solidaritas demi membangun Kota Pariaman, bukan justru saling menjatuhkan.

Selain masalah internal, Wali Kota memberikan peringatan keras terkait perilaku di dunia digital. Ia meminta ASN bijak menggunakan media sosial dan tidak menjadi penyebar berita bohong atau hoaks. Lebih tegas lagi, Yota menyatakan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat judi online dan narkoba.

“Jangan lakukan hal yang merugikan diri sendiri dan merusak nama baik instansi,” pungkasnya.

Apel perdana ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, Asisten II Elfis Candra, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pariaman. (mas)

Related posts

Pertuni Sampaikan Aspirasi, Pemko Padang Perkuat Layanan Disabilitas

Wawako Padang Ikut Tanam Pohon di Raker APEKSI Banda Aceh

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah