Wisatawan Keluhkan Minimnya Informasi di Situs Menhir Maek

Menhir di Nagari Maek, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota.

LIMAPULUH KOTA, KP – Pengunjung situs menhir di Nagari Maek, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, mengeluhkan kurangnya informasi terkait benda cagar budaya di kawasan tersebut.

Farhan, seorang pengunjung asal Kabupaten Tanah Datar, menyatakan bahwa minimnya informasi di lokasi menhir mengurangi pengalaman edukatif bagi wisatawan.

“Tentu sebagai pengunjung yang belum tahu banyak terkait tentang menhir, kita butuh adanya informasi yang dipasang di lokasi menhir ini, sehingga bisa menggambarkan apa itu menhir, kenapa dibangun dan informasi lainnya terkait menhir,” ucapnya.

Ia juga menyayangkan banyaknya menhir yang tersebar di pemukiman masyarakat seperti tidak terawat, jika kondisi tersebut dibiarkan tentu menhir akan cepat hancur atau rusak.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Kota, Syukrianda mengakui, setiap nagari di kabupaten tersebut memiliki potensi wisata, termasuk Nagari Maek dengan menhir dan pemandangan indahnya. Potensi tersebut tidak bisa dikelola tanpa adanya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah nagari, dan pemerintah kabupaten serta pihak-pihak terkait.

“Pariwisata tidak bisa hanya dilakukan oleh Dinas Pariwisata saja. Dukungan dari infrastruktur penunjang seperti jalan dan sarana prasarana serta keramahan masyarakat nagari dalam menyambut wisatawan juga sangat penting,” kata Syukrianda. Ia juga mengakui minimnya informasi terkait menhir di Maek dan berencana untuk memperbaiki kondisi itu. (dst)

Related posts

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Padang Ditunjuk Tuan Rumah Seminar Kebencanaan APEKSI

Dasawisma Aloe Vera 7 Wakili Padang di Lomba Tingkat Sumbar