‘Gerakan Bersih’ ala Gubernur Mahyeldi

H. Adi Bermasa (Wartawan Senior)

GUBERNUR Sumbar, Mahyeldi dalam kesehariannya selalu tampil apa adanya. Tidak aneh bagi warga yang sudah maklum dengan keseharian Beliau, baik sedari kecil sampai mengabdi sebagai pejabat negara.

Salah satu penampilan khas yang jadi rutinitasnya adalah menciptakan lingkungan bersih. Tanpa banyak teori langsung action, seperti yang ditampilkan KORAN PADANG terbitan Jumat (15/9) di halaman 3 dalam kegiatan bersih-bersih di Pelabuhan Muaro Padang bersama masyarakat dan aparat pemerintahan yang berkantor disana.

Hidup bersih dengan lingkungan tertata baik akan membangkitkan semangat kerja. Lagipula, hidup bersih lahir bathin merupakan tuntunan ajaran Islam. Gubernur Mahyeldi selalu mendorong jajarannya untuk cinta dan hidup bersih: bersih lingkungan dan bersih dalam pengabdian.

Bagaimanapun juga, kita yang mengabdi dengan beragam profesi mesti selalu dibarengi dengan hati yang bersih. Di sanalah munculnya inspirasi yang dapat memeningkatkan kinerja.

Bagi mereka yang hatinya ‘belum bersih’ dengan beragam kedengkian, keluhan, dan perangai tidak terpuji, akan mudah diperdaya syetan. Akibatnya, tak sedikit pejabat dan abdi negara yang masuk bui.

Sangat pantas kiranya hidup bersih jadi budaya bagi diri kita masing-masing. Dengan demikian, arahan Pak Mahyeldi agar hidup bersih pasti disambut dengan suka cita. Namun, kalau ada yang menyambut gerakan bersih-bersih dengan rasa dongkol, niscaya akan merugikan diri sendiri. Semoga tidak ada yang seperti itu.

Bagaimanapun juga, kita sebagai insan lemah yang memiliki berbagai kekurangan, sudah selayaknya berusaha maksimal menjauhi beragam sifat tercela. Insya Allah hidup kita tenang selalu, rezeki murah. Alhamdulillah. *

Related posts

Rayakan Idul Fitri dengan Gembira dan Penuh Syukur

Jalan Permindo, Kawasan Nyaman yang Harus Dipertahankan

Ironi yang Menyayat Hati