SANGAT membanggakan pendapat Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar Al Amin, seperti diberitakan KORAN PADANG terbitan Sabtu (20/5) di halaman 4 dengan judul: ‘Pengurus Masjid Jangan Hanya Fokus pada Pembangunan Fisik’.
Dikatakan Al Amin, selain tempat beribadah, masjid juga bisa dijadikan pusat ekonomi umat, pusat kegiatan masyarakat, dan pendidikan. Misalnya, wirid pengajian, wirid remaja, didikan Subuh, TPA/TPQ, ekonomi masjid, majelis taklim, dan perpustakaan masjid.
Sangat positif pendapat Kepala Biro Kesra Sumbar ini. Boleh jadi, sebagian masjid sudah melaksanakan program ini. Namun mungkin jumlahnya belum seberapa. Semoga saja ide cemerlang yang disampaikan Kepala Biro Kesra ini dapat dimaklumi oleh banyak pihak, terutama jajaran pemkab/kota serta jajaran kemenag, MUI, DMI, serta cendekiawan terkemuka di daerah ini.
Silahkan saja pembangunan fisik terus jalan, namun program dan ide cemerlang yang disampaikan Al Amin sangat pantas jadi program unggulan. Walau support dari pemerintah juga penting dan perlu, namun peran pengurus masjid bersama pemuka masyarakat sangat diharapkan untuk melaksanakan ide Kabiro Kesra Pemprov Sumbar itu.
Sudah saatnya masjid di daerah ini jadi pusat kebudayaan Islam yang membanggkan, mensejahterakan, dan membahagiakan ummat. Masjid wajib diramaikan anak muda belia, calon pemimpin masa depan. Sementara yang tua-tua berperan sebagai ‘motivator’.
Pantas diingat kembali, kenangan masa lalu, pemberangusan partai terlarang, komunis, digerakkan anak-anak muda dari masjid dengan memaksimalkan didikan subuh melalui beragam program. Sungguh ramai syiar Islam ketika itu.
Bertitik-tolak dari saran Kabiro Kesra Al Amin, mari bersama kita sukseskan program mulia ini. Untuk itu, masing-masing walinagari, walijorong, kepala SD, SMP, SLTA/sederajat serta pemuka masyarakat berinisiatif memulainya. Hanya dengan kemauan dan kesepakatan bersama program ini bisa dilaksanakan. ‘Tak ada kayu janjang dikapiang’, tak ada emas bungka diasah’. Yang penting ‘jalan ke surga’ kita buka lebar-lebar.
Termasuk pada pengurus masjid, berusahalah menjadikan rumah ibadah sebagai pusat kebangkitan Islam untuk kesejahteraan umat, demi masa depan bangsa yang merdeka dalam arti yang sebenarnya. *