BEBERAPA Hari belakangan ini masyarakat santer menyebut nyebut sebuah baliho yang bermakna sindiran di Padang.
Dulu yang sering diomongkan masalah harga sembako naik, disamping banyak juga membicarakan calon Wali Kota Padang dan calon Gubernur Sumbar mendatang yang dinilai berpihak ke masyarakat banyak.
Namun kini topik pembicaraan beralih tentang kemunculan sebuah baliho di kawasan Lolong, Kota Padang yang bertuliskan: ‘Kasian de Lho Baru Otewe’. Dilanjutkan dengan ‘Sorry Ye, Sorry Ye, Gue Udah Nyampe’ dengan menampilkan gambar mobil mewah dengan plat nomor BA 1 yang notabene adalah plat resmi Gubernur Sumbar.
Sekretaris DPW PKS Sumbar Rahmat Saleh mengaku tidak tahu menahu mengenai adanya baliho siluet itu.
“Kami (PKS, red) tidak tahu tentang baliho tersebut, siapa yang membuat, siapa yang memasang. Dan itu masih kami cari tahu,” kata Rahmat di Padang beberapa waktu lalu.
Dari hasil perkiraan masyarakat, baliho yang menampilkan tulisan Kasihan De Lho Baru Otewe tersebut mengimbangi sebuah baliho yang telah lama muncul di Kota Padang yakni, baliho Epyardi Asda bertuliskan Marhaban Ya Ramadhan, Mohon Maaf Lahir & Bathin.
OTEWE SUMBAR
Menuju Perubahan & Kebangkitan. Di samping baliho itu terpampang poto Epyardi Asda sambil duduk di atas sepeda motor plat BA 1. Epyardi Asda saat ini menjabat Bupati Solok.
Ada juga baliho Fadly Amran yang banyak terpampang di Padang, tetapi tak ada bertuliskan OTEWE.
Sehubungan dengan hal tersebut masyarakat menduga baliho di kawasan Lolong itu muncul mengimbangi baliho OTEWE SUMBAR.
Selama ini jarang muncul baliho yang dinilai aneh aneh menjelang Pilkada di daerah ini. Apakah ini termasuk perang politik dan perang baliho? Entahlah.
Diharapkan menjelang Pilkada mendatang suasana politik di Ranahminang berjalan aman dan kondusif.
Yang jelas semua kita “badunsanak”.Jalanilah pesta politik dengan sopan dan santun, sehingga melahirkan pemimpin yang amanah. Semoga…