Pj. Walikota Jasman Ajak Semua Pihak Bersinergi Bangun Kota Payakumbuh

Pj Wali Kota Payakumbuh, Jasman foto bersama dengan Pimpinan DPRD Payakumbuh dan tamu undangan.

PERINGATAN Hari Ulang Tahun ke-53 Kota Payakumbuh tahun 2023 yang jatuh pada Minggu 17 Desember 2023 mengangkat tema: “53 Tahun Kota Payakumbuh, Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Payakumbuh Terus Berprestasi” memiliki arti sangat istimewa bagi warga Kota Payakumbuh.

Sejatinya, peringatan ulang tahun ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT serta ungkapan rasa terima kasih kepada para pejuang pendahulu, terutama para perintis berdirinya Kota Pyakumbuh.

Hal itu disampaikan Pj. Walikota Payakumbuh Jasman dalam pidatonya resminya pada rapat paripurna memperingati HUT Kota Payakumbuh ke 53 yang digelar di ruang sidang DPRD Kota Payakumbuh, Minggu (17/12).

Ia menyebutkan, sejak lahirnya Kota Payakumbuh, silih berganti pemangku amanah pemerintahan sudah menjalankan tugas-tugas mereka dan memberikan pengabdian terbaiknya untuk membangun kota ini. Masing-masing pada masanya telah meninggalkan banyak legasi berharga yang dapat dirasakan sampai saat ini.

Sejak berdirinya Kota Payakumbuh selama rentang waktu 53 tahun, Kota Payakumbuh telah memiliki 7 orang Kepala Daerah definitif dan 4 orang Wakil Kepala Daerah.

Dikatakan Jasman, Undang-undang (UU) Nomor 10 tahun 2016, tentang pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024, menyebabkan beberapa daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada tahun 2022 dan tahun 2023 terjadi kekosongan Kepala Daerah definitif, termasuk Kota Payakumbuh.

Berdasarkan arahan pemerintah pusat sesuai mekanisme, untuk mengisi kekosongan tersebut, maka ditunjuk penjabat Walikota dengan durasi selama satu tahun.

Masa transisi tahun pertama persiapan Pemilu serentak 2024, H. Rida Ananda, sukses menjalankan perannya sebagai penjabat Walikota Payakumbuh dengan tetap mempertahankan tradisi walikota-walikota sebelumnya yang mempersembahkan catatan prestasi dan penghargaan untuk Kota Payakumbuh.

“Tahun ke dua masa transisi persiapan Pemilihan Umum serentak 2024, mandat sebagai penjabat Walikota Payakumbuh diamanah ke pundak saya. Berdasarkan SK Kementerian Dalam Negeri RI Nomor 100.2.1.3-3738 tahun 2023 tentang pemberhentian dan pengangkatan penjabat Walikota Payakumbuh, tertanggal 7 September 2023. Tugas berat ini tentu tidaklah mudah, untuk itu mari kita bersama bersinergi untuk Kota Payakumbuh yang semakin maju dan sejahtera,” ujar Pj. Walikota Jasman.

Diungkapkan Pj. Walikota Jasman, dengan kerjasama semua pihak, tingkat inflasi di Kota Payakumbuh dapat ditekan. Dari angka 5,4 persen pada akhir tahun 2022 menjadi 3,32 persen. Bahkan sempat menyentuh angka 2,34 persen di pertengahan tahun 2023.

“Berkat capaian kinerja pengendalian inflasi tersebut Kota Payakumbuh berhak atas dana insentif fiskal kinerja tahun berjalan sebesar Rp9,13 miliar,” ungkapnya.

Diakunya, dana insentif fiskal ini pada Perubahan APBD sudah didistribusikan untuk program penguatan pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan dan stunting, yang seluruhnya berdampak secara langsung kepada masyarakat Kota Payakumbuh.

Kemudian terkait percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, Pemko Payakumbuh telah berupaya menurunan angka kemiskinan dilakukan secara kolaboratif melibatkan 19 perangkat daerah serta stakeholder.

“Kita melakukan pendekatan pengurangan beban pengeluaran bagi keluarga miskin dengan mengoptimalkan program PKH, Pemerintah melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) berupa beasiswa untuk 369 siswa SD dan 443 siswa SMP,” jelasnya.

Selain itu Pemko juga bekerjasama dengan Baznas yang telah memberikan beasiswa kepada pendidik dan tenaga kependidikan THL untuk meningkatkan pendidikan pada jenjang S1 sebanyak 30 orang, serta memberikan beasiswa untuk peserta didik TK, SD dan SMP sebanyak 530 orang.

“Program jaminan kesehatan juga menjadi prioritas sehingga tahun ini cakupan universal health coverage kKota Payakumbuh mencapai 97,75 persen,” beber Jasman.

Tak hanya itu, Pemko Payakumbuh juga memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas dan orang tua terlantar serta bantuan rehabilitas rumah tidak layak huni (RTHL) sebanyak 121 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Kemudian menggalang solidaritas dikalangan ASN melalui gerakan seribu sehari dan juga melibatkan pengusaha filantropi untuk membantu rumah tangga miskin ekstrem di Kota Payakumbuh.

“ Alhamdulillah dengan segenap ikhtiar yang dilakukan, angka kemiskinan ekstrem di Kota Payakumbuh dapat kita turunkan dari 41 KK / 222 jiwa pada tahun 2022 menjadi 36 KK/190 jiwa pada tahun 2023,” jelasnya.

Capaian kinerja percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat dan Kota Payakumbuh mendapatkan penghargaan sebagai kota terbaik di Indonesia dalam percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem tahun 2023 dan berhak atas dana insentif fiskal kinerja tahun berjalan sebesar Rp6,78 miliar.

Ditekankan Jasman, keberhasilan yang membanggakan ini tidak boleh membuat kita merasa puas, kerja berat sudah menunggu dihadapan, karena tahun 2024.

Terkait penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2024 salah satu tugas berat Pj Walikota dimasa transisi ini adalah mengawal dan memastikan proses penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2024 dapat berjalan dengan tertib aman dan lancar.

Pada akhir pidatonya Pj. Walikota Jasman menyampaikan prestasi Kota Payakumbuh sebagaimana berhasil diraih pada tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun 2023 ini Kota Payakumbuh kembali menorehkan berbagai prestasi dan memperoleh penghargaan atas kinerja yang telah dilakukan diantaranya adalah kota terbaik dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2023 dari Kementerian PPN /Bappenas

Kemudian meraih Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik tahun 2023, dari Kemenpan-RB, Penghargaan kinerja terbaik dalam Pengendalian Inflasi Daerah dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementrian Keuangan. Berikut penghargaan kinerja terbaik Percepatan Penurunan Kemiskinan Ekstrem dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian keuangan. Piala Nirwasita Tantra, Penghargaan Pengelolaan Lingkungan Hidup Terbaik Nasional Green Leadership (Ketua DPRD) kategori kota kecil dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Piala Nirwasita Tantra, Green Leadership (Kepala Daerah) terbaik ke dua nasional kategori kota kecil dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Setelah itu penghargaan Kota Sehat Swastisaba Wistara dari Kementerian Kesehatan, Penghargaan Sekolah Adhiwiyata Mandiri (SMP Negeri 9 Kota Payakumbuh) dari Kementerian Lingkungan Hidup. Peringkat terbaik ke-5 BKN Award pada kategori Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja Pemerintah Kota tipe kecil dari Badan Kepegawaian Nasional. Penghargaan Implementasi Merit System dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Penghargaan daerah terbaik penerapan Reformasi Birokrasi (RB) Tematik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Diakhir pidatonya Pj. Walikota Jasman Rizal mengungkapkan bahwa segala pencapaian Kota Payakumbuh bukanlah karena kita hebat, akan tetapi karena Allah Ta’ala yang telah memudahkan urusan kita.

“Dirgahayu ke-53 Kota Payakumbuh, mari terus berkolaborasi dan berinovasi untuk Payakumbuh terus berprestasi.” pungkas Pj. Walikota Jasman. (*)

Related posts

Komisi III DPRD Sumbar Dorong Optimalisasi PAD Melalui Peningkatan Layanan Samsat

Ketua DPRD Sumbar Apresiasi Dedikasi Tenaga Pendidik, Serahkan Ratusan Baju Batik

Pesisir Selatan Kembali Raih Piala Adipura Kategori Kota Kecil