Rusma Yul Anwar: Dukungan dari Seluruh Elemen Diharapkan Guna Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Wakil Gubernur Sumbar dan Bupati Pesisir Selatan melakukan pemotongan kue Hari Jadi Kabupaten Pessel ke-75.

PAINAN – Peringatan hari jadi Kabupaten Pesisir Selatan yang ke-75 menjadi bahan refleksi dan evaluasi tentang penyelenggaraan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Pessel Rusma Yul Anwar dalam sambutannya pada peringatan hari jadi kabupaten itu, di ruang Paripurna DPRD setempat, Sabtu (15/4).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Ermizen, dihadiri Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Audy Joinaldy, Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, bupati/walikota se-Sumbar dan Bupati Kabupaten Tanah Datar, Ketua DPRD dan Sekda se-Sumbar, Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Camat, dan Wali Nagari se-kabupaten Pesisir Selatan, pimpinan BUMN, BUMD, pengurus Partai Politik, Ormas, tokoh masyarakat, wartawan, dan LSM serta undangan lainnya.

Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar mengatakan, di usia yang ke-75 tahun, Kabupaten Pesisir Selatan terus berbenah, sekaligus meningkatkan stabilitas daerah dalam menghadapi Pemilu 2024. Terkait hal itu, sangat diharapkan peran yang maksimal dari kepala perangkat daerah, dan stakeholder yang ada.

“Peringatan hari jadi kabupaten tetap bersemayam dalam hati masyarakat dan generasi muda. Melalui peringatan hari jadi kabupaten, diharapkan dapat menyatukan persepsi dan meningkatkan peran masyarakat dalam meningkatkan pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan,” katanya.

Menurutnya, kabupaten Pesisir Selatan masih memiliki keterbatasan, terutama dari sisi keuangan daerah. Oleh karena itu, ia masih berharap dana dari pusat seperti DAK dan tugas perbantuan. Pemkab juga terus membangun sinergi dan kebersamaan dengan DPRD dalam pelaksanaan roda pemerintahan dan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan perantau dalam pembangunan daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana harapan bersama,” harapnya.

Lanjutnya, mari bangun daerah ini dengan kebersamaan. Hal itu menjadi tanggung jawab moral. “Kita mohon dukungan dari segenap komponen daerah dan perantau membangun daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan,” pintanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Pesisir Selatan yang ke-75. “Semoga Kabupaten Pesisir Selatan maju dan masyarakat sejahtera,” harapnya.

Wagub lebih lanjut berharap agar Pemerintah Kabupaten Pesisir terus mengoptimalkan perencanaan pembangunan dan melakukan terobosan pembangunan daerah.

“Saya berharap peringatan hari jadi kabupaten yang ke-75 ini, bukan hanya seremonial belaka, akan tetapi jadikan peringatan hari jadi kabupaten ini sebagai momentum untuk refleksi dan evaluasi penyelenggaraan roda pemerintah daerah dan pembangunan,” pintanya.

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga dituntut terus berbenah dan melakukan terobosan dalam semua aspek. “Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga siap membantu Pemerintah Kabupaten Pesisir dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” tegasnya.

Wagub menambahkan, Kabupaten Pesisir Selatan memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang sangat besar pada sektor pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan, pariwisata, dan lainnya.

“Oleh karena itu, kelola potensi SDA tersebut secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat. Selanjutnya, pemkab diminta meningkatkan sinergi dengan DPRD, perantau, swasta, dan pihak terkait lainnya,” kata wagub.

Sementara itu, tokoh masyarakat yang juga Dosen Fakultas Kedokteran Unand Padang, Andani Eka Putra pada kesempatan itu menyampaikan, pada momen hari jadi kabupaten yang ke-75 ini ada 4 aspek penting yang mesti menjadi perhatian bersama. Keempat aspek itu adalah pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan digitalisasi.

Pertama, aspek pendidikan, di mana membangun pendidikan itu tidak hanya fokus pada jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA, tapi yang penting adalah mengantisipasi anak putus sekolah.

“Ke depan juga bagaimana siswa SMA dari Kabupaten Pesisir Selatan lebih banyak diterima di perguruan tinggi favorit, karena peluang kerja setelah tamat sangat besar,” katanya.

Kedua aspek kesehatan, dalam hal ini perlu kolaborasi Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam upaya menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi. Mengoptimalkan penanganan Stunting, karena hal ini berhubungan dengan kecerdasan anak.

Ketiga aspek ekonomi, di mana Kabupaten Pesisir Selatan memiliki kawasan wisata potensial yang bila dikelola dengan baik, maka akan dapat mensejahterakan masyarakat. Dalam hal ini, harus dilakukan terobosan dalam mengoptimalkan potensi wisata.

Aspek digitalisasi, terut terutama tentang data. Dalam hal perlu membangun sistem data yang baik dan benar. Ia berharap dengan era digitalisasi saat ini, Kabupaten Pesisir Selatan mampu mengembangkan sistem digital. (*)

Berikut Pimpinan Daerah Kabupaten Pesisir Selatan sejak awal keberadaan Kabupaten Pesisir Selatan sebagai daerah otonom di Provinsi Sumatera Barat hingga saat ini :

  1. Alm. Panto
  2. Alm. Amiroeddin. Dt. R. Syarif
  3. Alm. Bakhtiar. Dt. Pando Penghulu.
  4. Alm. Udin.
  5. Jama Lako Sutan
  6. Boer Yoesoef
  7. Hasroel. Dt. Rky. Basa
  8. M. Noer.
  9. Zaini Zein
  10. A. Goesman Rj. Sutan
  11. Drs. Abrar
  12. Ismil Ismael Lengah, SH
  13. Alm. Masdar Saisa.
  14. Darizal Basir
  15. 15.H. Nasrul Abit bersama Drs. H. Syafrizal Ucok, MM
  16. 16.H. Nasrul Abit bersama Drs. H. Editiawarman, M.Si
  17. 17.Bapak Drs. Alwis.
  18. H. Hendrajoni, SH., MH bersama Drs. RusmaYul Anwar, M.Pd
  19. Drs. Rusma Yul Anwar, M.Pd bersama Apt. Rudi Hariyansyah, SSi.

Related posts

Komisi III DPRD Sumbar Dorong Optimalisasi PAD Melalui Peningkatan Layanan Samsat

Ketua DPRD Sumbar Apresiasi Dedikasi Tenaga Pendidik, Serahkan Ratusan Baju Batik

Pesisir Selatan Kembali Raih Piala Adipura Kategori Kota Kecil