PARIAMAN, KP – Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny. Lucyanel Genius, memastikan suksesnya masa transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) di Kota Pariaman.
Untuk memastikan hal tersebut, Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny. Lucyanel Genius, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman diwakili oleh Kabid PNF dan PAUD, Yurnal, serta Bunda PAUD Kecamatan Pariaman Tengah dan Bunda PAUD Kelurahan Jalan Kereta API, langsung mengunjungi SDN 21 Jalan Kereta API Kecamatan Pariaman Tengah, Kamis (24/8).
Bunda PAUD Kota Pariaman, Lucyanel Genius, mengatakan ia datang ke SD ini untuk memastikan bahwa masa transisi dari PAUD ke SD berjalan dengan baik.
“Kita menginginkan agar dalam masa transisi ini, anak-anak dapat menjalani proses tersebut dengan cara yang menyenangkan dan dengan memahami enam pondasi dasar yang harus dimiliki oleh anak-anak,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga memastikan di SD ini tidak diterapkan tes calistung untuk masuk ke SD, dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) juga dilakukan dengan cara yang menyenangkan,” terangnya.
Istri Walikota Pariaman ini juga menyebutkan, ia langsung melakukan sesi tanya jawab dengan anak-anak untuk mengetahui apakah mereka senang bersekolah di sini, dan mereka semua menjawab dengan antusias.
“Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan sukses, dan kami berharap agar para siswa menjadi anak didik yang senang belajar dan memiliki semangat pembelajaran sepanjang hidup, sehingga di masa depan mereka dapat meraih kesuksesan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid PNF dan PAUD Dikdas Kota Pariaman, Yurnal, mengungkapkan bahwa program transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini merupakan salah satu inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk membuat proses pembelajaran dari PAUD ke SD menjadi lebih menyenangkan.
“Umumnya, terdapat banyak perbedaan dalam proses pembelajaran antara Taman Kanak-Kanak (TK) dan SD, namun dengan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini, proses pembelajarannya tetap sama, hanya ada peningkatan yang sedikit, terutama untuk kelas 1 dan 2 SD,” ujarnya.
Yurnal juga menjelaskan terdapat tiga target perubahan dalam transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini, yaitu menghilangkan tes calistung saat siswa mendaftar ke SD, menerapkan MPLS di SD, serta membangun enam kemampuan pondasi anak dalam proses pembelajaran.
“Di Kota Pariaman, agar program transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini berhasil, langkah-langkahnya akan dipandu langsung oleh Bunda PAUD Kota Pariaman, Bunda PAUD kecamatan, dan Bunda PAUD Desa/Kelurahan yang datang ke SD di Kota Pariaman,” tutupnya. (mas)