LIMAPULUH KOTA, KP – Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, memberikan apresiasi tinggi kepada para guru, khususnya Calon Guru Penggerak (CGP), yang memiliki semangat luar biasa dalam mencerdaskan bangsa dan memajukan pendidikan.
Hal ini disampaikan Bupati Safaruddin dalam acara Panen Hasil Belajar Program Guru Penggerak (PGP) Angkatan 11 di Gedung Serbaguna SMPN 1 Harau, Minggu (8/12). Acara ini menandai puncak dari enam bulan pelatihan intensif untuk mencetak pemimpin pendidikan masa depan. Hadir dalam acara tersebut Kepala Cabang Dinas Wilayah IV, Syafrudin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Afri Efendi, serta Perwakilan Balai Guru Penggerak.
Festival Panen Hasil Belajar menjadi ajang bagi guru penggerak untuk menampilkan inovasi pembelajaran yang mereka kembangkan selama pelatihan, termasuk pemberdayaan komunitas sekolah, pendekatan teknologi dalam pembelajaran, serta pelestarian nilai budaya lokal. Kegiatan ini bertujuan membentuk komunitas guru yang aktif dan kolaboratif demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Bupati Safaruddin menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan bangsa. “Guru penggerak adalah motor perubahan yang tidak hanya menguasai metode pendidikan modern, tetapi juga menanamkan nilai budaya dan empati pada anak didik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya memperkenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda, mengingat pakaian adat yang dikenakan dalam acara ini sebagai simbol pelestarian budaya.
Di tengah perkembangan teknologi, Bupati mengingatkan pentingnya empati dalam pendidikan. “Guru penggerak harus menjadi teladan dalam menumbuhkan rasa empati di dalam maupun di luar sekolah,” tambahnya.
Bupati mengucapkan terima kasih kepada para guru penggerak atas dedikasi mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Terima kasih kepada guru penggerak yang terus berusaha meningkatkan kualitas diri demi pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota. Semoga apa yang telah dipelajari dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing, dan membawa perubahan positif bagi pendidikan di daerah ini,” tutupnya. (dst)
