PADANG, KP — Untuk menekan angka anak putus sekolah dan mencegah aksi tawuran remaja, Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Robby Setiadi Purba menyerahkan 20 anak putus sekolah kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tenggang Raso. Penyerahan berlangsung di Jalan Bhakti ABRI, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa (22/7) pukul 14.50 WIB.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Kapolsek bertajuk Pelita Z (Polsek Lubeg Peduli Anak Putus Sekolah untuk Berprestasi Zero Tawuran dan Balap Liar), hasil kerja sama dengan Ketua PKBM Tenggang Raso serta Camat Lubuk Begalung. Melalui program ini, anak-anak yang tidak melanjutkan pendidikan formal difasilitasi untuk mengikuti pembelajaran setara Paket A, B, dan C, serta mendapatkan pelatihan keterampilan dan kewirausahaan.
“Upaya ini bertujuan membina dan membekali anak-anak agar mereka dapat kembali meraih cita-citanya, serta terhindar dari kegiatan negatif seperti tawuran dan balap liar,” ujar Kompol Robby dalam sambutannya.
Acara penyerahan dihadiri oleh Camat Lubuk Begalung Andi Amir, Kanit Binmas Polsek Lubuk Begalung Iptu Dori Eka Putra, Lurah Pagambiran Ampalu Milhama, Bhabinkamtibmas Bripka Riko Fernandes, Ketua PKBM Amak Dalimah, staf pengajar, orang tua siswa, serta para siswa yang akan mengikuti program pendidikan.
Menurut Robby, jumlah peserta saat ini masih 20 orang, namun diperkirakan akan bertambah karena proses pengumpulan data dan kelengkapan administrasi masih berlangsung di tingkat kelurahan oleh para Bhabinkamtibmas.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 15.30 WIB dalam suasana aman dan tertib. Upaya ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menyikapi meningkatnya aksi tawuran di Kota Padang yang banyak melibatkan anak-anak putus sekolah. (nda)