Ketua DPRD Sumbar Dorong Budaya Literasi

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi menjadi narasumber dalam Pelatihan Pembelajaran (Literasi) Angkatan IV yang digagasnya, Jumat (22/11), di SMKN 6 Padang.

PADANG, KP — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menyatakan bahwa budaya literasi mampu mengikis rasa pesimis serta menumbuhkan kepercayaan diri generasi muda dalam mengejar kesuksesan. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Pembelajaran (Literasi) Angkatan IV yang digagasnya, Jumat (22/11), di SMKN 6 Padang.

Pelatihan tersebut diikuti sejumlah SMA di Kota Padang, di antaranya SMAN 12, SMAN 6, dan SMAN 8 Padang.

Dalam pemaparannya, Muhidi menegaskan bahwa masa depan generasi muda sangat ditentukan oleh kebiasaan mereka hari ini. Membaca, berdiskusi, dan bersilaturahmi dengan orang-orang yang memberi pengaruh positif akan memperluas wawasan dan membentuk pola pikir yang kuat.

Menurutnya, ilmu yang bermanfaat harus terus disebarkan. “Ada dua cara menyampaikan ilmu: menulis dan mendakwahkannya. Ilmu harus dituliskan agar bisa diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, kecintaan terhadap literasi akan menjauhkan anak-anak muda dari hal-hal negatif serta membantu membentuk karakter yang visioner.

Untuk memberikan motivasi, Muhidi membagikan kisah perjalanan hidupnya. Sejak remaja, ia harus bekerja keras untuk membiayai sekolah. Ia pernah menjadi penyelam lokan, tukang kayu, hingga buruh angkut di toko bangunan. Sepulang sekolah, ia berjalan kaki lebih dari satu jam untuk bekerja di pabrik karet.

“Saat SMA, pagi saya sekolah, setelah itu bekerja di pabrik karet yang jaraknya harus ditempuh satu jam dengan berjalan kaki,” kenangnya.

Perjuangan itu berlanjut hingga masa kuliah di jurusan fisika. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia bekerja di usaha fotokopi, mengajar di MTsN Adabiah, hingga menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi di Sumbar.

“Semua itu saya jalani dengan sabar. Kuncinya adalah menambah teman, berbagi dengan ikhlas, dan menjadikan setiap kesulitan sebagai peluang. Itu modal untuk menjadi pemimpin. Barang siapa bermanfaat bagi orang lain, dialah yang akan bertahan,” tegasnya. (fai)

Related posts

Delapan Siswa Kota Padang Raih Beasiswa Full S1 Internasional, Dibiayai hingga Lulus

Padang Targetkan Nol Anak Tidak Sekolah, Saat Ini Masih 6.615 Anak

Pimpin UMMY Solok, Rica Mega Sari Fokus Perkuat Riset dan Inovasi