Home » Meriah, Arak Babako dan Makan Bajamba di MAN 3 Padang

Meriah, Arak Babako dan Makan Bajamba di MAN 3 Padang

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Dalam rangka melestarikan budaya Minangkabau, MAN 3 Kota Padang menggelar acara tradisi Arak Babako dilanjutkan dengan makan bajamba melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Al-Amin (P5-PPRA) Kurikulum Merdeka.

Acara yang berlangsung meriah ini melibatkan seluruh siswa, guru, dan staf madrasah, Jumat (31/5/2024).

Tradisi Arak Babako dan makan bajamba merupakan salah satu adat istiadat khas Minangkabau yang menggambarkan kebersamaan dan solidaritas dalam masyarakat. Dalam tradisi ini, makanan disajikan dalam satu wadah besar yang dikelilingi oleh peserta yang duduk bersila, mencerminkan nilai gotong-royong dan kebersamaan.

Kepala MAN 3 Kota Padang, Marliza menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal kepada generasi muda.

“Melalui acara ini, kami berharap siswa-siswi MAN 3 Kota Padang dapat memahami dan menghargai warisan budaya nenek moyang mereka. Ini adalah langkah penting dalam menjaga identitas dan jati diri bangsa,” ujarnya.

Acara dimulai dengan arak-arakan babako yang dilepas oleh Pengawas MAN 3 Kota Padang yang juga Ketua Pokjawas Sumbar, Devi Dasmal, di Masjid Raya Balai Gadang yang berjarak sekitar 500 meter dari madrasah.

Prosesi ini diiringi oleh musik tradisional Minang, menambah kesakralan dan kemeriahan acara. Siswa-siswi mengenakan pakaian adat lengkap, memberikan nuansa autentik dan membangkitkan semangat kebudayaan.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan makan bajamba yang diikuti oleh seluruh peserta, yang memiliki filosofi kebersamaan dan kekeluargaan.

Plt. Kankemenag Kota Padang, Aidil Khudriansyah, yang membuka acara tersebut menyampaikan, prosesi membawa makanan dari rumah ke tempat acara merupakan hasil praktek tata boga di madrasah.

“Kegiatan ini merupakan manifestasi dari pelaksanaan kurikulum merdeka, di mana siswa tidak hanya belajar di dalam kelas tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata dalam melestarikan budaya,” jelasnya.

Ketua OSIM, Agimul, mengaku senang dapat ikut serta dalam kegiatan ini.

“Ini adalah pengalaman yang berharga bagi saya. Saya jadi lebih mengenal budaya Minang dan merasa bangga menjadi bagian dari tradisi ini,” katanya.

Selain makan bajamba, acara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional seperti tari-tarian, pameran seni, nyanyian, dan musik talempong. Hal ini semakin menambah semarak dan keunikan acara tersebut.

Ketua pelaksana, Syafrizal Tanjung, memberikan ucapan terima kasih kepada panitia yang telah menyukseskan acara ini dan mengapresiasi inisiatif madrasah dalam mengadakan acara ini.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat belajar tentang pentingnya melestarikan budaya,” tuturnya.

Dengan suksesnya penyelenggaraan acara ini, MAN 3 Kota Padang berharap dapat terus mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang guna memperkuat pemahaman dan kecintaan siswa terhadap budaya Minangkabau. Melalui upaya tersebut, tradisi dan nilai-nilai luhur Minangkabau diharapkan tetap hidup dan terjaga di tengah arus modernisasi. (ak/*)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?