TANAH DATAR, KP – Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar H. Amril, membuka secara resmi Lokakarya Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) bagi tenaga pendidik dan kependidikan MAN 1 Tanah Datar Plus Keterampilan, di ruang pertemuan madrasah tersebut, Senin (12/6).
Amril dalam sambutannya menyampaikan, KMAnomor 347 tahun 2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Madrasah dan UUnomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 4 mengamanatkan bahwa pendidikan diselenggarakan sebagai proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat.
“Meskipun diadopsi 100 persen dari IKM Kemendikbud Ristek, namun KMA itu merupakan pedoman umum dan tidak kaku. Jadi, inti dari IKM adalah penguasaan materi dan sikap, endingnya pendidikan karakter bagi peserta didik, termasuk keterampilan (skill) yang bisa dikembangkan di tengah masyarakat nantinya,” ujarnya.
Amril memaparkan, ada empat kemampuan yang harus dimiliki madrasah abad 21 ini, yakni harus memiliki kemampuan kretivitas, kemampuan berpikir kritis, kemampuan berkomunikasi yang baik, dan kemampuan berkolaborasi (bekerjasama) sesuai bidang tugas masing masing.
Ia juga berpesan kepada peserta untuk mengikuti lokakarya dengan baik agar membuahkan hasil demi kemajuan MAN 1 Tanah Datar ke depannya.
Sementara, Plt. Kepala MAN 1 Tanah Datar Rahma Dona menjelaskan, lokakarya yang berlangsung 12-15 Juli 2023 itu diikuti 72 peserta dan mengangkat tema ‘Melalui Lokakarya Kita Tingkatakan Kopetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dalam menghadapi Implementasi Kurukulum Merdeka’. Sedangkan narasumber yang menyampaikan materi yaitu H. Amril, H. Helmi Zuldi, Agnesia Monika, Mulya Hadi, Rahma Dona, Damendra, Husaini, Yondra, Eliza Emi, Hendra Febriadi, dan Desi Dahlan. (mas)
