Mobiler Baru Bantu Siswa SD 31 Kampung Tanjung Tak Lagi Belajar di Lantai

Salim Muhaimin

PESISIR SELATAN, KP — Siswa SD 31 Kampung Tanjung, Koto XI Tarusan, akhirnya tidak lagi belajar di lantai setelah bantuan mobiler berupa meja dan kursi belajar diserahkan kepada sekolah tersebut, Kamis (4/12). Bantuan berasal dari anggaran pokok-pokok pikiran yang disalurkan Anggota DPRD Pesisir Selatan, Andra Respati.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan (Disdikbud Pessel), Salim Muhaimin, menyebut bantuan ini sangat penting karena keterbatasan fasilitas sebelumnya membuat sejumlah siswa harus belajar tanpa meja dan kursi.

Ia menegaskan penyediaan sarana pendidikan yang layak merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

“Harapan kita kepada ananda yang selama ini belajar di lantai, kini sudah bisa memanfaatkan mobiler ini dan bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ujar Salim.

Usai penyerahan bantuan, Salim bersama rombongan meninjau sekolah-sekolah yang terdampak banjir di Koto XI Tarusan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kegiatan pembelajaran dapat terus berlangsung pascabencana.

Salim menyebut banjir sebelumnya merusak sejumlah fasilitas sehingga perlu penanganan segera. Menurutnya, koordinasi berbagai pihak dibutuhkan agar pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Ia mengapresiasi dukungan Anggota DPRD, camat, wali nagari, dan seluruh jajaran yang peduli terhadap kondisi pendidikan di wilayah tersebut. “Terima kasih kepada semua pihak, Pak Andra, Bu Camat, dan seluruh jajaran nagari di Koto XI Tarusan,” ucapnya.

Salim menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mempercepat pembangunan pendidikan, terutama di daerah terdampak bencana. Dinas Pendidikan, katanya, akan terus memantau dan mendampingi sekolah yang membutuhkan dukungan sarana maupun pembelajaran.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga dukungan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Salim, bantuan mobiler untuk SD 31 Kampung Tanjung menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi pemerintah daerah dan legislatif dapat memberi dampak langsung bagi siswa. Ia berharap upaya ini mendorong sekolah lain untuk terus berbenah.

Dengan kolaborasi berkelanjutan, Salim yakin dunia pendidikan Pesisir Selatan dapat berkembang dan menghasilkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing. (don)

Related posts

Kasus Narkoba Mendominasi, Edukasi Hukum ke Pelajar Diperkuat

PEMKO PADANG BEKALI GURU TANGANI KASUS KEKERASAN ANAK DI SEKOLAH

MAN 3 Padang Perkuat Karakter Religius Siswa Melalui Pembiasaan Puasa Sunah