Pemimpin Bangsa di 2045 Diharapkan Jebolan Santri

Foto bersama pada peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kota Padang di Pondok Pesantren Sabbihisma, Anak Air, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (22/10).

PADANG, KP – Peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kota Padang dipusatkan di Pondok Pesantren Sabbihisma, Anak Air, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (22/10). Bertindak sebagai pembina upacara, Wali Kota Padang diwakili Staf Ahli Syahrial Kamat.

Dalam sambutannya, Syahrial Kamat mengatakan, pada tahun 2045 mendatang, populasi penduduk Indonesia didominasi anak muda atau disebut juga dengan bonus demografi. Pemimpin Indonesia dipastikan juga berasal dari anak muda.

“Tentunya kita berharap pada tahun 2045 nanti, pemimpin bangsa memiliki bekal agama dan ilmu pengetahuan yang kuat. Kita berharap santri hari ini menjadi pemimpin kita,” kata Syahrial Kamat.

Menurutnya, santri tidak saja memiliki bekal agama yang kuat akan tetapi juga mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, diharapkan santri tidak terpengaruh dengan dampak negatif kemajuan teknologi terutama internet yang dapat merusak akidah.

Syahrial Kamat mengungkapkan, Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 22 Tahun 2015 menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya ‘Resolusi Jihad’ yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi Jihad ini melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang diperingati sebagai Hari Pahlawan.

“Untuk tahun 2023 ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’ yang memiliki makna mendalam dari kata jihad dalam Islam bukan sebatas pertempuran fisik, melainkan perjuangan secara keseluruhan yang mencangkup perjuangan untuk menguatkan iman memperdalam ilmu dan memperbaiki diri,” kata Syahrial Kamat.

Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan dari Baznas untuk para santri ponpes di Kota Padang, penampilan korsik dan marching band dari Symphoni MAN 3 Padang, serta penampilan pencak silat Tapak Suci oleh santri Ponpes Sabbihisma.

Hadir dalam acara itu, Kakan Kemenag Kota Padang H. Edy Oktafiandi, Kasi Pontren Dian Khairati, serta  jajaran Kemenag Kota Padang, pimpinan, ustadz/ustadzah, dan para santri Ponpes Sabbihisma, kepala madrasah dan kepala KUA, serta pimpinan dan santri MI, MDTA, MTs, MA, dan Pondok Pesantren se-Kota Padang. (ak/*)

Related posts

PEMKO PADANG BEKALI GURU TANGANI KASUS KEKERASAN ANAK DI SEKOLAH

MAN 3 Padang Perkuat Karakter Religius Siswa Melalui Pembiasaan Puasa Sunah

Delapan Siswa Kota Padang Raih Beasiswa Full S1 Internasional, Dibiayai hingga Lulus