Sekolah Penggerak di Solsel Jumlah Meningkat Jadi 21 Sekolah

PADANG ARO, KP – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dinas Pendidikan menggelar Lokakarya 7 angkatan 6 “Panen Hasil Belajar” program Pendidikan Guru Penggerak tahun 2023 Kabupaten Solok Selatan.

Kegiatan ini dilangsungkan di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Minggu (7/5).

Wabup Solsel, H. Yulian Efi mengucapkan selamat kepada calon guru penggerak dan atas terselenggaranya lokakarya 7 angkatan 6 program Pendidikan Guru Penggerak di Kabupaten Solok Selatan.

“Kegiatan ini hendaknya dijadikan momentum perubahan paradigma baru dalam pendidikan kita sesuai dengan kebijakan merdeka belajar,” katanya.

Yulian berharap Calon Guru penggerak, sekolah penggerak hendaknya menjadi agen transformasi pendidikan di Solok Selatan. Karena bidang pendidikan adalah prioritas pemerintah kabupaten untuk mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, produktif dan kompetitif.

“Dengan adanya Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, Pengajar Praktik, Narasumber Berbagi Praktik Baik dan Komunitas Belajar menjadi garda terdepan peningkatan kualitas pendidikan yang maju bersama dan sejahtera untuk semua di Kabupaten Solok Selatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Barat, Musridin mengatakan akan terus mengawal kegiatan program Pendidikan Guru Penggerak.

“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan demi memajukan Pendidikan,” ujarnya di kesempatan yang sama.

Saat ini sekolah penggerak di Kabupaten Solok Selatan berjumlah 21 sekolah. Ada sebanyak 14 sekolah pada Angkatan 2 dan 7 sekolah penggerak pada Angkatan 3.

Sementara Calon Guru Penggerak dari Kabupaten Solok Selatan dari Angkatan 6 sampai 8 berjumlah 73 Orang Guru. (mas)

Related posts

Lolos ke Unand Tanpa Tes, Sissy Terancam Gagal Kuliah karena Biaya

Pemko Dorong Youth Innovators Fest Jadi Agenda Tahunan Kota

Kasus Narkoba Mendominasi, Edukasi Hukum ke Pelajar Diperkuat