AGAM, KP – Kawasan Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam kembali diterjang banjir bandang setelah diguyur hujan deras, Jumat (2/1) dini hari. Terjangan material banjir dalam jumlah besar mengakibatkan akses utama yang menghubungkan Lubuk Basung dan Bukittinggi putus total.
Kepala BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono mengungkapkan, musibah terjadi sekitar pukul 02.45 WIB. Material lumpur dan kayu menutup badan jalan tepat di depan bekas kantor BRI lama dengan panjang tumpukan mencapai 70 meter.
“Ketebalan material diperkirakan lebih dari satu meter, sehingga kendaraan tidak bisa melintas. Masyarakat kami imbau untuk sementara menghindari lokasi dan menggunakan jalur alternatif,” ujar Rahmad Lasmono.
Bupati Agam Benni Warlis menyebut, situasi di wilayah Maninjau saat ini sangat mengkhawatirkan. Menurutnya, terjadi perubahan aliran sungai yang bisa mengancam pemukiman warga jika tidak segera ditangani secara teknis dari bagian hulu.
“Kami sudah mengerahkan empat unit alat berat ke lokasi untuk pembersihan material. Penanganan tidak hanya fokus di titik longsor, tapi harus menyentuh bagian hulu agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tegas Benni Warlis.
Pemerintah Kabupaten Agam bersama unsur terkait hingga kini masih melakukan penanganan darurat dan mitigasi lanjutan. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama saat intensitas hujan meningkat di wilayah perbukitan Maninjau. (mas)