PADANG, KP – Seorang remaja bernama Ridho Ramadhan (16), santri Panti Asuhan Al Hurul Ain Wisma Indah V Tabing, dilaporkan hilang terseret ombak saat mandi di Pantai Ujung Batu, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu sore (20/4) sekitar pukul 16.30 WIB.
Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menyebutkan, kejadian bermula ketika empat anak panti asuhan berolahraga di sekitar pantai. Usai beristirahat, mereka memutuskan mandi di laut.
Ridho dan temannya Ilham Sidiq berenang di satu titik, sementara dua lainnya, Yoga dan Rudi, berada tak jauh dari mereka. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret Ridho serta Ilham ke tengah laut.
Ilham berhasil diselamatkan, namun upaya teman-temannya menarik Ridho ke tepian gagal. Ridho pun hingga kini masih dinyatakan hilang.
Menyikapi laporan tersebut, BPBD Kota Padang mengerahkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) bersama tim SAR gabungan, di bawah koordinasi Kalaksa dan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD.
Pencarian dilakukan dengan menyusuri garis pantai sejauh satu kilometer dari lokasi kejadian. Namun hingga pukul 21.30 WIB, hasilnya masih nihil. Mengingat kondisi malam hari yang tidak memungkinkan, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Senin pagi (21/4).
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik yang juga menerima laporan tersebut telah mengerahkan enam personel ke lokasi, dilengkapi peralatan seperti perahu karet (Landing Craft Rubber), alat deteksi bawah air, mobil penyelamatan dua kabin, serta peralatan SAR air dan medis lainnya.
“Personel akan berupaya maksimal dalam pencarian dan penyelamatan. Semoga korban segera ditemukan,” ujar Abdul Malik.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, mengingat cuaca buruk yang tengah melanda Sumbar dalam beberapa hari terakhir. (mas)