Antisipasi Banjir Bandang, Batang Kurambik Dinormalisasi

AGAM, KP – BPBD Agam menormalisasi Batang Kurambik di Nagari Koto Gadang, Kecamatan Tanjung Raya. Kalaksa BPBD Agam Bambang Warsito mengatakan, normalisasi sudah berjalan sejak Minggu (2/4)  menggunakan alat berat Dinas PUPR Agam.

“Saat ini pengerjaan hampir 50 persen. Semoga bisa cepat selesai,” kata Bambang Warsito.

Menurutnya, normalisasi harus dilakukan mengingat Batang Kurambik sudah dangkal. Jika tidak dilakukan normalisasi, banyak rumah warga dan lahan pertanian terancam dihantam banjir bandang saat debit air tinggi.

“Ada belasan rumah dan lahan pertanian yang rawan. Berapa luas lahan pertanian yang terancam, kita masih menunggu data dari Dinas Pertanian,” jelasnya.

Informasi dari masyarakat, kata Bambang, sudah 15 tahun alat berat tidak masuk ke lokasi ini.

“Sesuai intruksi bupati, Batang Kurambik harus segera dinormalisasi,” ujarnya.

Sebelumnya, belasan rumah warga terdampak banjir bandang di Kurambik, Nagari Koto Gadang, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis lalu (30/3). Banjir bandang terjadi karena tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir.

Data sementara, ada 11 rumah warga yang terdampak. Selain itu, dua sepeda motor dan satu ekor kerbau juga hanyut terbawa material banjir bandang. (rzk)

Related posts

Kebersamaan Buka Puasa Bersama GAIA Dental Clinic Bukittinggi, Wujud Apresiasi untuk Seluruh Tim

BKKBN Sumbar Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kemandirian Kampung Keluarga Berkualitas

Harga Emas di Padang Tembus Rp5 Juta per Emas, Tertinggi Sepanjang Tahun