Bupati Eka Putra Sebut Setiap Keputusannya Berdasarkan Pertimbangan Alim Ulama

TANAH DATAR, KP – Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan, dalam menjalankan roda pemerintahan, pihaknya selalu meminta pendapat dan pertimbangan dari alim ulama dan tokoh adat sebelum melahirkan keputusan. Sehingga keputusan yang dilahirkan seimbang dan tidak memihak ke salah satu kelompok.

Hal itu dikemukan bupati ketika audensi dengan pengurus MUI Tanah Datar, di gedung Indo Jolito, Batusangkar, Jumat malam (2/6).

“Setiap keputusan yang akan Saya ambil selalu memakai prinsip tali tigo sapilin, tungku tigo sajarangan, artinya Saya akan selalu meminta pendapat dan pertimbangan dari unsur ulama dan juga tokoh adat. Kalau tiga unsur ini sudah bersatu, Insya Allah apapun keputusan kita pasti didukung oleh seluruh masyarakat Tanah Datar,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Eka juga menyampaikan beberapa informasi terkait dengan rencana pembangunan kabupaten Tanah Datar ke depan, di antara ada rencana pembangunan Masjid Jami’ Minangkabau.

“Sekarang di Tanah Datar belum ada masjid yang besar dan menjadi pusat seluruh kegiatan keagamaan. Sekarang ada donatur yang merupakan perantau kita ingin membangun masjid, tentu ini kita sambut baik dan akan kita siapkan lahannya. Dengan adanya masjid ini, diharapkan nanti bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan di Tanah Datar sekaligus juga untuk wisata religi,” kata Eka Putra.

Bupati juga meminta kepada MUI untuk terus mendukung dan mendoakannya agar mampu menjalankan amanah dengan baik.

Sementara, Ketua MUI Tanah Datar Yendri Junaidi menyambut baik pertemuan ini. Menurutnya, pertemuan ini merupakan dukungan moral kepada bupati sebagai pucuk pimpinan di Tanah Datar.

“Kami siap untuk mendukung seluruh program pemerintah, tentunya yang bermanfaat bagi masyarakat baik di bidang agama, pendidikan, hingga sosial budaya,” katanya. (nas)

Related posts

Kebersamaan Buka Puasa Bersama GAIA Dental Clinic Bukittinggi, Wujud Apresiasi untuk Seluruh Tim

BKKBN Sumbar Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kemandirian Kampung Keluarga Berkualitas

Harga Emas di Padang Tembus Rp5 Juta per Emas, Tertinggi Sepanjang Tahun