DLH Lakukan Penanganan Masalah Sampah dari Hulu Hingga Hilir

PADANG, KP – Pendekatan dari hulu hingga hilir dalam pengelolaan sampah harus dilakukan secara bersamaan demi perbaikan pengelolaan sampah di Kota Padang. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Mairizon di Padang, Senin (5/6).

“Hal yang kita upayakan bukan hanya di hilir seperti pengangkutan sampah seperti yang selama ini kita lakukan, namun juga harus dari sumber sampah itu sendiri (hulu),” jelas Mairizon.

Menurutnya, hal itu mengingat alokasi anggaran yang tidak mencukupi untuk menutup biaya pengelolaan sampah secara optimal. Ditambah dengan kebutuhan anggaran untuk pengelolaan persampahan semakin hari semakin bertambah, sementara keterbatasan lahan menyebabkan umur TPA yang ada diperkirakan akan penuh pada tahun 2025.

Oleh karena itu, lanjutnya, dibutuhkan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah sampah yang sedang dihadapi.

Ia menjelaskan, pada bagian hulu, telah dilakukan upaya guna peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah berupa sosialisasi serta pembentukan dan pemanfaatan sampah melalui bank sampah.

Lurah dan camat juga ikut berperan aktif dengan melakukan sosialisasi secara masif, baik melalui himbauan Wali Kota Padang 15 menit sebelum waktu shalat, maupun secara langsung oleh ustad pada setiap masjid dan mushala di Kota Padang.

Kemudian, penanganan sampah di hilir merupakan kegiatan yang selama ini sudah berlangsung seperti pengangkutan sampah dari TPS ke TPA, serta penimbunan sampah di TPA. Terdapat 194 unit kontainer sampah yang ditempatkan di 134 titik lokasi di Kota Padang sebagai lokasi TPS resmi di Kota Padang.

Pemko Padang juga telah menyiapkan barcode yang ditempel di setiap kantor instansi pemerintah agar masyarakat dapat mengakses langsung keberadaan TPS resmi tersebut. Kubus apung merupakan salah satu pendekatan di hilir untuk mencegah sampah ke laut.

APLIKASI TITIP TPS

Mairizon mengungkapkan, selama ini, warga Kota Padang kerap kesulitan saat akan membuang sampah. Titik Tempat Pembuangan Sementara (TPS) kurang diketahui. Akibatnya, warga memilih menempatkan sampah seenaknya.

Agar warga tidak kesulitan membuang sampah serta mengetahui letak kontainer sampah, Pemko Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membuat aplikasi yang berisi informasi titik TPS di Kota Padang.

“Kita ingin memudahkan warga dalam membuang sampah lewat aplikasi itu,” ujar Mairizon.

Warga hanya perlu membuka link https://bit.ly/tpssampahresmi untuk mengetahui letak TPS di Padang. Di aplikasi itu terdapat peta Kota Padang lengkap dengan titik TPS.

“Silahkan digunakan untuk mengetahui titik TPS yang ada,” sebut Mairizon.

Diakuinya, selama ini warga kerap membuang sampah sembarangan. Sampah diletakkan di sembarang tempat. Akibatnya, petugas DLH kesulitan.

“Saat ini Padang sudah darurat sampah karena rendahnya kesadaran warga dalam menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya,” ujar Mairizon.

Seperti diketahui, produksi sampah warga Padang cukup besar. Dalam sehari mencapai 500 ton. Sementara, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Air Dingin sudah semakin penuh. (ip)

Related posts

Kebersamaan Buka Puasa Bersama GAIA Dental Clinic Bukittinggi, Wujud Apresiasi untuk Seluruh Tim

BKKBN Sumbar Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kemandirian Kampung Keluarga Berkualitas

Harga Emas di Padang Tembus Rp5 Juta per Emas, Tertinggi Sepanjang Tahun