PADANG PANJANG, KP – Diinisiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang kini memiliki Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD). Sebagai bagian Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), KKPD akan menjadi motor penggerak bagi terwujudnya Desa Pangan Aman.
Lurah Silaing Bawah Yohanes Alatumahu mengatakan, salah satu tahapan dalam program prioritas nasional GKPD adalah dibentuknya KKPD.
“Kita sangat berterima kasih kepada BPOM telah memilih Silaing Bawahsebagai kelurahan yang mendapatkan intervensi keamanan pangan tahun ini. Ke depan kita akan menjadi role model bagi desa-desa lainnya dalam penerapan keamanan pangan,” katanya, Rabu (17/5).
Dijelaskannya, sebanyak 20 kader telah mendapatkan bimbingan teknis dari BPOM. Mereka terdiri dari kader keluarga, kader masyarakat, kader sekolah, dan kader penyuluh keamanan pangan. Semua peserta diberi pengetahuan tentang keamanan pangan, lima kunci keamanan pangan keluarga, lima kunci keamanan pangan sekolah, pangan siap saji dan ritel, stunting, keracunan, alergi, intoksikasi pangan, aplikasi keamanan pangan.
“Diharapkan dengan bimbingan teknis ini para kader memiliki pengetahuan yang cukup tentang keamanan pangan. Sehingga, mereka dapat menyampaikan kepada masyarakat yang menjadi komunitasnya,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Yohanes, peserta juga melaksanakan micro teaching dengan materi yang telah didapatkan selama bimtek. Sebab, para kader keamanan pangan ini nantinya juga akan melakukan sosialisasi kepada komunitasnya masing-masing.
“Dengan terbrntuknya KKPD, diharapkan penerapan keamanan pangan ini dapat dilakukan bersama-sama di kelurahan kita dan sekitarnya sekaligus menunjang fungsi pengawasan obat dan makanan,” pungkasnya. (sup)