BUKITTINGGI, KP – Untuk lebih memajukan pembangunan daerah, Sumbar harus mampu melahirkan generasi yang cerdas dari waktu ke waktu.
Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Sumbar Supardi, saat membuka acara Evaluasi Implementasi Digitalisasi Guru SMK se-Kota Payakumbuh dan persiapan Ekspo SMK 2024, di salah satu hotel di Kota Bukittinggi, Jumat (20/10).
Supardi mengatakan, Sumbar merupakan daerah yang terkenal sebagai ‘industri otak’. Bahkan, mayoritas pendiri Republik Indonesia berasal dari ranah Minang.
“Jika melakukan diplomasi dengan pihak manapun, tokoh-tokoh Sumbar sangat ‘ditakuti’. Sekarang kondisi itu sudah tidak terjadi lagi. Sumbar tidak lagi mampu melahirkan orang-orang cerdas seperti di masa lalu. Kita hanya melahirkan orang-orang pintar yang provinsi lain juga bisa melakukannya,” kata Supardi.
Menurutnya, ratusan perguruan tinggi yang ada di Sumbar banyak melahirkan sumber daya manusia pintar, namun SDM cerdaslah yang mampu memajukan suatu negara ataupun daerah.
“Bimtek ini diadakan beranjak dari keresahan krisis generasi cerdas sebab peran guru sangat penting untuk mewujudkan hal itu kembali,” kata Supardi.
Sementara, Kacabin Dinas Pendidikan Sumbar Wilayah IV Syafrudin mengatakan, guru merupakan unsur yang bertanggung jawab atas hasil didikannya ke depan. Disebutkannya, dalam dunia pendidikan terdapat tantangan yang harus mampu diatasi oleh guru. Apalagi pada zaman sekarang guru dituntut untuk mengerti akan kebutuhan, bakat, minat, dan potensi siswa. (fai)