SATU lagi objek wisata baru hadir di Kabupaten Limapuluh Kota, yakni Pemandian Lembah Mangkisi. Objek wisata alam ini berada di Jorong Lurah Bukik, Kenagarian Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban.
Sejak beberapa waktu terakhir, objek wisata Pemandian Lembah Mangkisi semakin banyak dikunjungi wisatawan. Namun sangat disayangkan, jalan menuju objek wisata baru itu masih jalan.
Walinagari Balai Panjang Idris, berharap perbaikan jalan menuju objek wisata Pemandian Lembah Mangkisi bisa segera dilakukan Pemkab Limapuluh Kota pada tahun ini. Sehingga, objek wisata yang diresmikan awal Februari 2024 lalu oleh Bupati Safarudin bersama anggota Komisi V DPR RI Muhammad Iqbal itu bisa dicapai dengan mudah oleh wisatawan lokal maupun luar daerah.
“Jalan menuju pemandian ini masih berupa jalan tanah. Jika musim hujan, kondisinya berlumpur dan menganggu kenyamanan wisatawan yang datang. Kami berharap jalan ini segera diaspal sehingga akses lebih mudah dan cepat,” kata Idris didampingi Kaur Umum Pemerintahan Nagari Balai Panjang, Giani, kemarin.
Ia menambahkan, sejak diresmikan beberapa waktu lalu kunjungan wisatawan ke objek wisata yang sumber airnya dari Bukik Batang Mangkisi itu semakin ramai. Bahkan pada akhir pekan mencapai ratusan orang.
Meski demikian, hingga saat ini pengunjung belum dipungut bayaran/retribusi secara resmi karena peraturan nagari (pernag) terkait hal tersebut belum rampung dan saat ini sedang dalam pembahasan pihak nagari bersama bamus.
Pembangunan pemandian Batang Mangkisi itu menggunakan dana desa tahun anggaran 2023 sebesar Rp247.887.514, sementara pembangunan sarana pendukung berupa kios, gazebo, dan toilet menggunakan bantuan Kementerian Desa melalui dana aspirasi anggota DPR RI Komisi V M. Iqbal sekitar Rp400 juta. (Doddy Sastra)