SIJUNJUNG, KP – Tim Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) mengunjungi Kabupaten Sijunjung guna melakukan penilaian lapangan Aspiring Unesco Global Geopark (AUGGp) ke Geopark Ranah Minang Silokek.
Tim kunjungan lapangan AUGGp ke Geopark Ranah Minang Silokek terdiri dari Rudi Suhendar dan Tukul Rameyo Adi, keduanya merupakan Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia, Dewi Novria selaku Fungsional Bidang Kemaritiman dan Investasi Kemenkomarves, Agus Suprihastono selaku Ketua Tim Kerja Area I Kemenparekraf, dan Fungsional Kemenparekraf, Antariksa.
Kedatangan tim disambut Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir dan sejumlah Kepala OPD di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (12/7).
Rudi Suhendar mengatakan, penilaian di Sijunjung ini meliputi kelengkapan warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya di kawasan Geopark Ranah Minang Silokek.
“Selama dua hari kami akan keliling melakukan serangkaian evaluasi terhadap Geopark Ranah Minang Silokek. Tahapan penilaian ini merupakan tahapan tingkat Nasional yang akan kita ajukan ke Unesco akhir bulan Juli ini,” ujarnya.
Bupati Benny mengatakan, sejak awal masa menjabat sebagai kepala daerah, ia dan wakil bupati menjadikan pengembangan wisata sebagai salah satu tema pembangunan di Sijunjung.
“Saat ini pemerintah pusat sedang mengusulkan Geopark Ranah Minang Silokek untuk dinilai oleh Unesco Globar Geopark. Perjuangan ini tidak mudah dan tidak sebentar, untuk itu kami berharap perjuangan kita dalam memulikan bumi dapat terwujud sehingga memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat,” kata Bupati Benny.
“Mohon dukungan dari semua masyatakat Kabupaten Sijunjung dalam mewujudkan Silokek menjadi Unesco Global Geopark bisa terwujud,” imbuhnya. (shd)