28 Petani Sawit Pasbar Dilatih Kepemimpinan dan Komunikasi

PETANI Sawit asal Kabupaten Pasaman Barat dilatih kepemimpinan dan komunikasi Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM-PKS) di Padang.

PADANG, KP – Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan di Sumatera Barat (Sumbar) yang perlu didukung agar dapat berkelanjutan.

Terkait hal itu, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Ditjenbun Kementan RI) bersama Iskol Agridaya Internasional (ISKOL) melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan dan Komunikasi Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM-PKS).

Pelatihan ini diikuti 28 petani sawit dari Kabupaten Pasaman Barat, dilaksanakan selama 4 hari di Axana Hotel Padang, mulai 10-13 Juni 2024. Kegiatan ini mendukung upaya meningkatkan kemampuan SDM PKS dalam pengelolaan kebun.

Ketua Sekretariat Tim Pengembangan SDM PKS Ditjenbun Kementan RI, Eva Lizarmi menyampaikan, pelatihan kepemimpinan dan komunikasi bertujuan untuk meningkatkan teknik kepemimpinan serta kemampuan komunikasi petani-petani sawit di Sumbar dalam mengembangkan kelompok taninya menjadi lebih baik dan berkelanjutan.

“Pelatihan komunikasi sangat diperlukan untuk mengelola sawit yang berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkapnya yang hadir secara online memberikan sambutan dan arahan kepada peserta pelatihan.

Eva Lizarmi juga mengimbau agar peserta dapat mengikuti pelatihan ini hingga tuntas. Diharapkan juga agar para peserta pelatihan membagikan ilmu dan ketrampilan yang mereka peroleh selama pelatihan kepada anggota petani lain di kelompoknya masing-masing.

Pembukaan pelatihan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Penyuluhan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Kabupaten Pasaman Barat, Ermin Damanik, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumbar diwakili Kabid Perkebunan Tanaman Tahunan dan Penyegar, Vera Yusria, serta perwakilan dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian,

Senada dengan arahan Dirjenbun, Kabid Perkebunan Tanaman Tahunan dan Penyegar Provinsi Sumbar, Vera Yusria menekankan, pelatihan Kepemimpinan dan Komunikasi petani sawit sangatlah penting bagi pengembangan kelompok tani dan kesejahteraan petani kedepannya. (red)

Related posts

Pemko Padang Panjang Matangkan Regulasi KLA

Tanah Datar Raih Opini WTP ke-15, Tertinggi dalam Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Pertahankan WTP, Padang Pariaman Komitmen Jaga Transparansi Keuangan