PADANG, KP – Dalam kegiatan Simposium Indonesia Anti Aging Conference (IndAAC) Sumatera Barat 2.0 yang dibuka Pj Wali Kota Padang, Andree Algamar menyampaikan, bahwa pesatnya perkembangan industri kesehatan memberikan peluang bagi Kota Padang untuk menjadi tujuan health tourism atau wisata kesehatan.
Acara yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Anti Penuaan, Wellness, Estetik, dan Regeneratif (Perdaweri) Sumbar ini berlangsung di Padang, Sabtu (19/10).
“Sebagai daerah wisata, kami terus berupaya memberikan sebanyak mungkin alasan bagi wisatawan untuk datang ke Kota Padang. Ini mencakup keindahan alam, kebudayaan, fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan yang dapat bersaing dengan Malaka, Penang, Kuala Lumpur, atau Seoul,” ujar Andree Algamar.
Andree juga menambahkan bahwa industri anti-aging estetika merupakan peluang bisnis yang menjanjikan, mengingat banyak warga Indonesia yang memilih untuk pergi ke luar negeri untuk kebutuhan kecantikan mereka.
“Perdaweri Sumbar diharapkan dapat menangkap dan mengembangkan peluang bisnis di industri anti-aging estetika ini, sehingga Padang dapat bergabung dengan kota-kota tersebut sebagai destinasi medical treatment, terutama dalam hal anti-aging aesthetic dan wellness,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andree berharap simposium IndAAC Sumbar 2.0 menjadi wadah bagi para dokter spesialis anti-aging untuk saling berbagi ilmu dan wawasan di bidang tersebut. “Kami berharap kegiatan ini memberikan informasi yang bermanfaat dan solusi untuk merawat diri menghadapi penuaan dengan cara yang positif,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Perdaweri Pusat Prof. dr. Purnawan Junadi menyatakan harapannya agar Pemerintah Kota Padang meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga medis di bidang anti-aging. Dia menekankan bahwa peluang bisnis dalam bidang ini sangat besar dan dapat mendukung pembangunan di Kota Padang.
“Padang terkenal dengan pariwisatanya. Jika dikembangkan menjadi health tourism, ini dapat menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru bagi Pemerintah Kota Padang,” ungkapnya, didampingi Ketua Perdaweri Sumbar dr. Ira Masykura. (red)