Angin Segar dari Pusat, Menteri PUPR Respon Positif Usulan Bupati Limapuluh Kota

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Dody Hanggodo menerima usulan strategis dari Bupati Limapuluh Kota, Safni di Kantor Kementerian PUPR, Jumat (16/5).

LIMAPULUH KOTA, KP – Harapan warga Kabupaten Limapuluh Kota untuk perbaikan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup mendapatkan angin segar dari pemerintah pusat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, merespons positif sejumlah usulan strategis yang disampaikan Bupati Safni.

Dalam kunjungan resmi Bupati Safni ke Kementerian PUPR pada Jumat (16/5), beberapa poin penting yang diusulkan antara lain: Normalisasi Batang Sinama, Pembangunan Sekolah Rakyat di Sungai Kamuyang, Pembangunan trotoar dan drainase sepanjang 6 km di kawasan Ibu Kota Kabupaten (IKK) Sarilamak, Kelanjutan pembangunan jalan Kecamatan Lareh Sago Halaban.

Menurut Bupati Safni, usulan ini sangat mendesak karena menyangkut langsung kepentingan masyarakat dalam hal keselamatan lingkungan, peningkatan mutu pendidikan, dan kenyamanan infrastruktur jalan nasional.

“Banjir di Batang Sinama sudah sering menggenangi permukiman dan areal pertanian warga. Kami tidak butuh bantuan pasca-banjir, tapi solusi nyata sebelum banjir terjadi,” tegas Safni.

Menteri PUPR Dody Hanggodo menyatakan bahwa sejumlah langkah konkret telah dirancang untuk menanggulangi persoalan banjir di Limapuluh Kota, salah satunya melalui program normalisasi Sungai Sinamar. Ia juga menyebutkan bahwa normalisasi Batang Mungo telah dilakukan lebih dulu melalui Balai Wilayah Sungai V Sumatera. “Untuk ruas jalan Halaban, berkat dorongan anggota DPR RI dan Gubernur Sumatera Barat, pengerjaannya direncanakan akan dimulai tahun ini,” ungkap Menteri Dody.

Terkait program Sekolah Rakyat, Menteri Dody menyatakan komitmen Kementerian PUPR untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di daerah, termasuk di Kabupaten Limapuluh Kota.

Bupati Safni juga menyoroti pentingnya kelanjutan pembangunan jalan Kecamatan Lareh Sago Halaban, yang menjadi akses vital bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat. “Ini adalah harapan besar bagi masyarakat di Kecamatan Lareh Sago Halaban. Kami sangat berharap realisasinya tahun ini,” ujar Safni.

Untuk kawasan IKK Sarilamak, Safni mengusulkan pembangunan drainase dan trotoar sepanjang 6 kilometer, dimulai dari perempatan Tanjung Pati hingga Simpang Ketinggian. “Pembangunan ini sangat dibutuhkan untuk kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan serta mendukung pengembangan kawasan pusat pemerintahan,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Menteri Dody memastikan bahwa seluruh usulan yang disampaikan Bupati Safni akan dimasukkan dalam prioritas program Kementerian PUPR untuk tahun anggaran 2026. (dst)

Related posts

Perbaikan Jalan Berlubang Dikebut, Jalur BOMRun Jadi Prioritas

Kunjungan Dewas BPJS, RSUD dr Rasidin Sampaikan Tantangan Layanan JKN

Edukasi Kesehatan Didorong, Risiko Kanker Usus Jadi Sorotan