Angka Kriminalitas Turun, Polres Solok Kota Klaim Stabilitas Kamtibmas Terjaga Sepanjang 2025

Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad memaparkan capaian kinerja kepolisian selama tahun 2025 dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun di Aula Polres setempat, Rabu (31/12).

SOLOK, KP — Polres Solok Kota mencatat tren positif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data rilis akhir tahun, jumlah laporan tindak pidana mengalami penurunan menjadi 214 kasus dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 235 kasus.

Capaian ini dipandang sebagai indikasi meningkatnya kesadaran hukum masyarakat serta efektivitas langkah pencegahan yang dilakukan kepolisian di wilayah hukum setempat.

Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad menegaskan, penurunan angka kejahatan ini tidak akan membuat jajarannya lengah. Sebaliknya, hal tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan yang responsif dan profesional.

“Sepanjang tahun ini, tingkat penyelesaian perkara atau ‘Crime Clearance Rate’ tercatat optimal mencapai 71,96 persen, yang mencerminkan keseriusan personel dalam menuntaskan perkara hukum yang masuk,” kata AKBP Mas’ud Ahmad didampingi Wakapolres Kompol Alimin, Rabu (31/12).

Khusus untuk tindak pidana konvensional seperti pencurian, penganiayaan, dan penipuan, polisi menangani sebanyak 205 kasus dengan tingkat penyelesaian sekitar 71 persen.

Di sektor pemberantasan narkotika, Polres Solok Kota tetap menjadikan isu ini sebagai prioritas utama karena ancamannya yang masih nyata bagi generasi muda. Selama setahun terakhir, polisi berhasil mengungkap 51 kasus narkoba dengan mengamankan 65 tersangka. Dari tangan para pelaku, petugas menyita barang bukti signifikan berupa 308,81 gram sabu serta 1.764,72 gram ganja kering.

Mengakhiri laporannya, Kapolres mengapresiasi dukungan masyarakat dan media yang menjadi mitra strategis kepolisian. Ia berkomitmen untuk terus mengimplementasikan transformasi Polri Presisi agar institusi tersebut semakin transparan dan dekat dengan masyarakat di tahun mendatang.

“Sinergi antara warga dan aparat menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran narkoba dan menjaga keamanan wilayah secara berkelanjutan,” pungkas kapolres. (tns)

Related posts

Lonjakan KTP Hilang di Padang, Warga Diminta Segera Urus Ulang

Dua Bocah Hanyut Belum Ditemukan, Warga Minta Larangan Berenang Dipasang

Pengurus LAKAM Padang Dilantik, Diminta Jadi Garda Pelestarian Adat