BNPB Pasang Sirene Tsunami di Pessel

Deputi Pencegahan BNPB Prasinta Dewi dan Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim serta jajaran BPBD berfoto bersama.

PESISIR SELATAN, KP – Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Prasinta Dewi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (11/9). Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami.

Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, menyebut wilayah Pessel rawan bencana dengan garis pantai sepanjang 243 kilometer, sehingga perhatian pusat sangat penting.

“Pesisir Selatan merupakan wilayah rawan gempa dan tsunami. Kami berterima kasih atas perhatian BNPB, terutama melalui kunjungan langsung Ibu Deputi,” ujar Risnaldi.

Menanggapi hal itu, Prasinta Dewi menegaskan BNPB siap mendukung kebutuhan daerah dalam membangun sistem penanggulangan bencana. Menurutnya, sinergi pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan mitigasi.

Sebagai bentuk komitmen, BNPB menyerahkan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) berupa sirene gempa dan tsunami kepada Pemkab Pesisir Selatan. Sirene itu dipasang di Nagari Kambang Barat dan Nagari Ampiang Parak, sekaligus diperagakan cara kerjanya di hadapan pemerintah daerah.

“Pemasangan EWS ini langkah penting membangun budaya sadar bencana. Alat ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan warga,” kata Prasinta Dewi.

Ia menekankan, upaya pencegahan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan masyarakat. Pesisir Selatan disebut sebagai wilayah prioritas BNPB karena tingginya potensi kerugian akibat bencana. (don)

Related posts

Ratusan Mahasiswa PPNP Siap Aksi ke Kantor Bupati Limapuluh Kota Hari Ini

232 Ribu Pekerja di Padang Belum Terlindungi, Wali Kota Dorong CSR Perusahaan

Pemko Padang Gandeng Kemenag Perkuat Program Smart Surau