SOLOK, KP – Bupati Solok Epyardi Asda melakukan kunjungan kerja (kunker) ke sejumlah nagari di Kecamatan X Koto Singkarak, Selasa (30/1), guna menjemput aspirasi dan usulan masyarakat.
Bupati didampingi Asisten I Syahrial, Anggota DPRD Kabupaten Solok Septrismen, para kepala OPD, Camat X Koto Singkarak Crismon Darma, dan unsur forkompimca.
Bupati dan rombongan mengunjungi lima nagari di Kecamatan X Koto Singkarak, yaitu Koto Sani, Sumani, Singkarak, Tikalak, dan Kacang. Secara umum, para walinagari menyampaikan terimakasih atas bantuan dan pembangunan yang telah dilaksanakan di masing-masing nagari. Mereka juga berharap lebih banyak lagi pembangunan untuk masing-masing nagari ke depannya.
Bupati Epyardi Asda menyatakan, kunjungan ini merupakan upaya menjemput aspirasi dan usulan masyarakat sekaligus mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Bupati menekankan bahwa Kabupaten Solok saat ini sedang dalam masa pembangunan demi mewujudkan visi Mambangkik Batang Tarandam.
Bupati juga menyampaikan upaya yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sesuai dengan metode pendidikan full day school yang diterapkan di Kabupaten Solok, maka setiap sekolah akan dibangun musala serta dibenahi infrastruktur dan fasilitasnya dilengkapi.
Di Nagari Koto Sani, banyak masyarakat yang meminta bantuan peralatan UMKM dan alat mesin pertanian (alsintan). Menanggapi hal ini, bupati meminta dinas terkait melakukan pendataan bagi seluruh pelaku UMKM dan kelompok tani untuk selanjutnya diberi bantuan sesuai kebutuhan.
Di Nagari Sumani, masyarakat meminta normalisasi Batang Lembang dan perbaikan beberapa jalan. Bupati berjanji akan memprioritaskan normalisasi Batang Lembang. Sementara, beberapa ruas jalan akan diperbaiki pada anggaran perubahan 2024.
Di Nagari Singkarak, bupati menyampaikan bahwa objek wisata Danau Singkarak akan dikembangkan sehingga dapat menarik kunjungan banyak wisatawan. Bupati juga memberikan bantuan bagi pelaku UMKM serta peralatan bagi kelompok nelayan dan kelompok tani di Singkarak.
Di Nagari Tikalak, masyarakat meminta bantuan penerangan jalan umum dan bupati menyebut usulan tersebut akan segera ditindaklanjuti pada tahun ini.
Sedangkan di Nagari Kacang, masyarakat setempat mengeluhkan kendala pemasaran dan pengemasan produk-produk UMKM. Beberapa masyarakat juga aktif dalam kelompok budidaya ikan lele dan meminta bantuan bibit ikan. Menanggapi hal itu, bupati meminta dinas terkait mendata dan memberikan bantuan yang dibutuhkan. Dalam waktu dekat juga akan dilakukan pembinaan bagi para pelaku UMKM.
Sebagai penutup kunjungan pada masing-masing nagari, Bupati Epyardi Asda menyerahkan bantuan sembako berupa telur ayam ras kepada masyarakat dalam rangka menekan angka stunting. Nagari Koto Sani mendapatkan 300 paket, Nagari Sumani mendapatkan 200 paket, Nagari Singkarak 500 paket, Nagari Tikalak 100 paket, dan Nagari Kacang 400 paket. (wan)