PADANG PARIAMAN, KP – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Polres Padang Pariaman menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Pendapatan Daerah Sektor Pajak Kendaraan Bermotor di Aula Polres, Senin (1/9).
Rakor dibuka Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, yang menegaskan pentingnya optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebagai penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“PAD merupakan pilar kemandirian fiskal daerah. PKB dan BBNKB menjadi salah satu sumber terbesar. Dengan mekanisme opsen dalam UU Nomor 1 Tahun 2022, semakin tinggi kepatuhan pajak masyarakat, semakin besar manfaat bagi daerah,” ujar Bupati.
Namun, ia menyoroti kepatuhan wajib pajak kendaraan yang masih rendah, rata-rata di bawah 61 persen. Faktor jarak, keterbatasan biaya, minimnya informasi, hingga kondisi ekonomi masyarakat dinilai menjadi kendala utama.
Untuk itu, Bupati menekankan sinergi Pemda, Polres, dan pemerintah nagari. Polres melalui Satlantas dan Bhabinkamtibmas berperan dalam penertiban, sementara wali nagari diharapkan menjadi duta pajak dengan pendekatan langsung ke masyarakat.
Pemkab Padang Pariaman juga menyiapkan layanan Samsat Keliling, Samsat Nagari, serta inovasi pembayaran digital. “Peningkatan penerimaan pajak tidak cukup hanya dengan penegakan hukum, tetapi juga edukasi, sosialisasi, serta inovasi layanan. Program pemutihan atau insentif penghapusan denda juga bisa dimanfaatkan,” tambah Bupati.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, mengajak wali nagari dan Bhabinkamtibmas untuk aktif memberi kesadaran kepada masyarakat. “Tahun 2024 saja, PAD dari pajak kendaraan mencapai sekitar Rp20 miliar, angka yang cukup besar untuk mendukung pembangunan Padang Pariaman,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Kapolres memberikan penghargaan kepada tiga nagari dengan tingkat kepatuhan pajak tertinggi, yaitu Nagari Kasang, Nagari Katapiang, dan Nagari Sungai Buluah Induk di Kecamatan Batang Anai. Rakor turut dihadiri Forkopimda, kepala OPD, camat, serta seluruh wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman. (wrm)