Bupati Welly Tanggung Biaya Pengobatan Lansia Korban Kekerasan

Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Wakil Bupati Parulian saat berbincang dengan Saudah, lansia korban dugaan kekerasan, untuk memberikan dukungan moral dan memastikan penanganan medis berjalan optimal.

PASAMAN, KP – Bupati Pasaman Welly Suhery menjenguk Saudah (68 tahun), lansia korban dugaan kekerasan yang tengah menjalani perawatan kritis di RS Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping, Senin (5/1). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis maksimal pasca insiden yang menimpanya.

Bupati Welly datang bersama Wakil Bupati Parulian serta sejumlah jajaran kepala dinas terkait. Ia melihat langsung kondisi Saudah yang dirawat di ruang bedah akibat luka serius sejak Kamis (1/1). Saudah, warga Kampung Lubuk Aro, Nagari Padang Matinggi Utara, diduga menjadi korban kekerasan setelah berupaya melarang perusakan lingkungan di lahan miliknya.

“Saya datang ke sini sebagai bentuk perhatian mendalam, bukan untuk seremonial. Saya ingin memastikan semua pihak bergerak cepat menangani Ibu Saudah hingga kondisinya benar-benar pulih,” ujar Welly Suhery.

Bupati menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan Saudah akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas P3AP2KB. Hal ini dilakukan agar pihak keluarga tidak terbebani masalah finansial selama masa perawatan intensif di rumah sakit.

Selain bantuan medis, Welly juga memberikan bantuan uang tunai secara pribadi kepada keluarga korban. Terkait proses hukum, Pemkab Pasaman berkomitmen mendorong penyelesaian kasus ini secara adil dan transparan dengan berkoordinasi bersama Polres Pasaman.

“Pemerintah daerah juga menurunkan instansi terkait untuk memberikan pendampingan psikologis guna memulihkan trauma yang dialami korban. Kami berharap keadilan bagi Ibu Saudah segera terwujud,” tambahnya.

Saudah dan keluarga menyampaikan rasa haru atas perhatian langsung dari pimpinan daerah tersebut. Sementara itu, pihak RS Tuanku Imam Bonjol diperintahkan untuk terus melakukan pengawasan ketat terhadap perkembangan luka lebam dan memar yang diderita korban. (mas)

Related posts

DPRD Sumbar Kawal Rehabilitasi Jalan Strategis di Pasaman-Pasbar

Tangkal Degradasi Moral, Gubernur Mahyeldi Luncurkan Sistem Pendidikan Berbasis Surau

245 Warga Rentan di Pariaman Terima Bantuan Atensi