Buya Zul Elfian Umar: Persiapkan Bekal Menuju Akhirat

Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar, atau yang akrab dipanggil Buya, menjadi penceramah pada Salat Tarawih di malam ke-13 Ramadan di Masjid Agung Al-Muhsinin Kota Solok, baru-baru ini.

SOLOK, KP – Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar, atau yang akrab dipanggil Buya, menjadi penceramah pada Salat Tarawih di malam ke-13 Ramadan di Masjid Agung Al-Muhsinin Kota Solok, baru-baru ini.

Dalam ceramahnya, Buya Zul Elfian Umar mengambil tema “Persiapkan Bekal”, yang terinspirasi dari Alquran Surat Al Imran ayat 185, yang menyatakan “Kullu Nafsin Zaikatul Maut”, artinya setiap yang bernyawa pasti akan mati.

Wali Kota Solok menekankan beberapa poin utama kandungan Surah Al Imran ayat 185. Pertama, setiap makhluk yang bernyawa akan merasakan kematian, yang merupakan ketetapan bagi setiap makhluk hidup di dunia ini.

Kedua, setiap perbuatan akan dibalas di akhirat, dengan surga sebagai balasan untuk amal baik dan neraka sebagai balasan untuk amal buruk. Ketiga, kehidupan di dunia hanya sementara, sehingga umat diminta untuk tidak terlalu terpaku pada dunia fana ini.

Buya Zul Elfian Umar juga membagikan sebuah kisah inspiratif tentang seorang raja yang dipilih setiap 5 tahun sekali, dan setelah menjabat, ia dikirim ke sebuah pulau terpencil yang sangat mengerikan. Tidak ada yang mau menjadi raja setelah mengetahui konsekuensinya, kecuali seorang pemuda yang cerdas.

Pemuda tersebut dengan cerdas mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi masa depannya di pulau terpencil tersebut.

Ia membasmi binatang berbisa, membangun pulau itu menjadi indah, sehingga ketika waktunya tiba, ia siap pergi ke pulau tersebut.

Kisah ini mengajarkan pentingnya persiapan untuk kehidupan akhirat, seperti yang disampaikan oleh Wali Kota Solok. “Mari kita persiapkan bekal dari sekarang, bekal amal saleh yang akan menemani kita di akhirat nanti agar kita semua bisa masuk surga Allah SWT,” jelasnya. (van)

Related posts

Lonjakan KTP Hilang di Padang, Warga Diminta Segera Urus Ulang

Dua Bocah Hanyut Belum Ditemukan, Warga Minta Larangan Berenang Dipasang

Pengurus LAKAM Padang Dilantik, Diminta Jadi Garda Pelestarian Adat